Zif dan Telem, kota selatan

Yosua 15:24

Pembagian Warisan untuk Suku Yehuda

Zif, Telem, Bealot,

Yosua 15:24 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yosua 15:24?

Ayat ini melanjutkan daftar kota suku Yehuda: Zif, Telem, dan Bealot. Daftar ini adalah bagian dari catatan pembagian tanah yang diberikan Tuhan kepada bangsa Israel.

Latar belakang

Kota-kota yang jarang dikenal

Ayat ini menyebut Zif, Telem, dan Bealot sebagai bagian dari warisan Yehuda. Kota-kota ini tidak banyak disebut di Alkitab, hanya dalam daftar ini.

Di mana

Wilayah Negeb, selatan Yehuda

Daftar kota di padang gurun

Kapan

~1400 SM

Perebutan dan pembagian Tanah Perjanjian

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembagian tanah dimulai
Pembagian tanah selesai
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis kitab Yosua

Tradisi Yahudi mengaitkan dengan Yosua atau imam Eleazar; mencatat sejarah Israel.

B

Kepada

Bangsa Israel

Umat pilihan Tuhan yang baru masuk ke tanah Kanaan.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

זִיף

Ziph · Zif

Nama kota, mungkin berarti 'bohong' atau 'tempat palsu'

טֶלֶם

Telem · Telem

Nama kota, mungkin berarti 'anak domba' atau 'penindasan'

בְּעָלוֹת

Be'alot · Bealot

Nama kota, mungkin berarti 'wanita-wanita' atau 'tempat Baal'

Beberapa nama kota mengandung referensi kepada dewa Baal (Bealot), menunjukkan bahwa wilayah itu dulunya dihuni oleh orang Kanaan sebelum diambil alih.

Tahukah kamu

Zif yang membingungkan

Ada Zif di pegunungan Yehuda (tempat Daud bersembunyi) dan Zif di selatan; yang ini di Negeb, bukan yang terkenal.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 15:24

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yosua 15:24

✕  Sering dikira

Zif di sini pasti Zif tempat Daud bersembunyi.

✓  Yang sebenarnya

Ada Zif lain di selatan; yang ini di Negeb.

✕  Sering dikira

Bealot berarti 'tempat pemuja Baal' yang jelas.

✓  Yang sebenarnya

Nama bisa berubah makna; bisa juga berarti 'wanita-wanita'.

Renungan

Renungan Singkat Yosua 15:24

Sama seperti Tuhan mengatur tempat tinggal setiap suku, Dia juga memiliki rencana yang tepat untuk hidup kita. Jangan khawatir atau membandingkan dirimu dengan orang lain; percayalah pada rencana-Nya.

Bapa, aku percaya rencana-Mu yang terbaik untuk hidupku. Beri aku damai untuk menjalani setiap hari sesuai kehendak-Mu. Amin.