Pergi ke Siloam dan kembalilah dengan melihat
Yohanes 9:7
Terang Membuka Mata yang Buta
“dan berkata kepadanya, “Pergi, basuhlah dirimu di kolam Siloam.” Siloam artinya “diutus”. Lalu, orang itu pergi, membasuh dirinya, dan dia kembali dengan melihat.”Yohanes 9:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dan berkata kepadanya: "Pergilah, basuhlah dirimu dalam kolam Siloam." Siloam artinya: "Yang diutus." Maka pergilah orang itu, ia membasuh dirinya lalu kembali dengan matanya sudah melek.”Yohanes 9:7 · TB
Terjemahan Baru
“lalu berkata kepadanya, "Pergilah bersihkan mukamu di Kolam Siloam." (Siloam berarti 'Diutus'.) Maka orang itu pergi membersihkan mukanya. Waktu ia kembali, ia sudah dapat melihat.”Yohanes 9:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu Dia berkata, “Pergilah ke kolam Siloam dan cucilah matamu di sana.” (Dalam bahasa Ibrani, ‘Siloam’ berarti ‘Diutus.’) Lalu orang itu pergi mencuci matanya di kolam itu. Ketika dia kembali, dia sudah bisa melihat.”Yohanes 9:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And said unto him, Go, wash in the pool of Siloam, (which is by interpretation, Sent.) He went his way therefore, and washed, and came seeing.”Yohanes 9:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yohanes 9:7?
Yesus mengutus orang buta itu untuk membasuh diri di kolam Siloam, yang artinya 'diutus'. Ini menunjukkan bahwa kesembuhan terjadi melalui ketaatan pada perintah Yesus, dan kolam itu melambangkan Yesus sendiri yang diutus oleh Bapa. Orang itu pergi, membasuh diri, dan kembali dengan mata yang celik.
Latar belakang
Iman yang berjalan tanpa melihat
Yesus tidak langsung menyembuhkan di tempat — Dia menyuruh orang ini berjalan sendiri ke kolam Siloam, sekitar 400 meter, dengan lumpur di matanya. Orang buta itu taat dan pergi. Kesembuhannya terjadi saat dia membasuh diri — ada dimensi iman yang terlibat di sini.
Di mana
Kolam Siloam, Yerusalem
Kolam air di ujung selatan kota Yerusalem — sekitar 400 meter dari Bait Allah
Kapan
~30 M
Pelayanan Yesus di Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Memerintahkan orang buta pergi ke kolam Siloam
Kepada
Pengemis buta
Orang yang buta sejak lahir yang baru saja dilumuri tanah di matanya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
νίψαι
basuhlah · wash
Niptō — mencuci bagian tubuh; berbeda dari louō yang berarti mandi seluruh tubuh
Σιλωάμ
Siloam · Siloam
Dari bahasa Ibrani Shiloah — 'yang diutus'; nama ini bukan kebetulan dalam cerita tentang Yesus yang diutus Allah
ἀπεσταλμένος
diutus · sent
Apostellō (kata kerja) — diutus dengan otoritas; Siloam artinya diutus, dan Yesus juga 'diutus' (apostellō) oleh Bapa
Nama Siloam yang berarti 'diutus' (apostellō) mencerminkan identitas Yesus sebagai yang diutus Bapa — kolam ini bukan lokasi acak tapi tanda teologis.
Tahukah kamu
Kolam Siloam baru ditemukan arkeologinya tahun 2004
Pada 2004, arkeolog menemukan kolam Siloam asli dari zaman Yesus saat memperbaiki saluran air di Yerusalem Selatan. Kolam ini berbeda dari yang dibangun era Bizantium dan bisa menampung ratusan orang sekaligus.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 9:7
2 Raja-raja 5:10
Pola yang sama: Naaman juga harus pergi dan melakukan sesuatu untuk disembuhkan
“Pergilah mandi tujuh kali dalam sungai Yordan...”
Yohanes 1:6
Kata 'diutus' (apostellō) yang sama — Yesus dan Siloam sama-sama terhubung dengan konsep pengutusan ilahi
“Ada seorang yang diutus Allah...”
Yesaya 8:6
Siloam sudah disebut di nubuat Yesaya sebagai air yang berasal dari Allah
“Bangsa ini telah menolak air Siloam yang mengalir pelan-pelan...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yohanes 9:7
✕ Sering dikira
'Air Siloam punya kekuatan penyembuhan khusus'
✓ Yang sebenarnya
Bukan airnya yang ajaib — banyak orang mandi di sana tanpa disembuhkan; kuasanya ada pada perintah Yesus dan ketaatan orang itu
✕ Sering dikira
'Orang ini percaya setelah disembuhkan, bukan sebelumnya'
✓ Yang sebenarnya
Dia taat pergi ke kolam sebelum melihat apapun — itu sudah merupakan tindakan iman
Renungan
Renungan Singkat Yohanes 9:7
Kita sering ingin mujizat terjadi dengan cara kita sendiri, tetapi Tuhan sering meminta langkah iman yang sederhana. Ketaatan pada firman-Nya, sekecil apa pun, bisa membuka jalan bagi pekerjaan-Nya yang ajaib dalam hidup kita.
Tuhan, ajari aku untuk taat pada perintah-Mu, sekalipun aku tidak mengerti sepenuhnya, karena aku percaya Engkau bekerja melalui ketaatanku. Amin.