Interogasi orang tua
Yohanes 9:19
Terang Membuka Mata yang Buta
“dan bertanya kepada mereka, “Apakah ini anakmu, yang kamu katakan buta sejak lahir? Kalau begitu, bagaimana dia sekarang dapat melihat?””Yohanes 9:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dan bertanya kepada mereka: "Inikah anakmu, yang kamu katakan bahwa ia lahir buta? Kalau begitu bagaimanakah ia sekarang dapat melihat?"”Yohanes 9:19 · TB
Terjemahan Baru
“dan bertanya, "Benarkah ini anakmu yang katamu lahir buta? Bagaimana ia bisa melihat sekarang?"”Yohanes 9:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Mereka bertanya kepada kedua orangtuanya, “Orang ini anakmu, bukan? Apakah dia benar-benar buta sejak lahir? Kalau begitu, bagaimana dia sekarang bisa melihat?””Yohanes 9:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And they asked them, saying, Is this your son, who ye say was born blind? how then doth he now see?”Yohanes 9:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yohanes 9:19?
Orang-orang Farisi tidak percaya bahwa mukjizat itu benar-benar terjadi. Mereka memanggil orang tua pria tersebut untuk memeriksa apakah dia benar-benar anak mereka dan buta sejak lahir. Ini menunjukkan keraguan mereka untuk menerima kuasa Yesus, bahkan ketika ada bukti nyata di depan mata.
Latar belakang
Tiga pertanyaan yang memojokkan
Para penyelidik mengajukan tiga pertanyaan sekaligus ke orang tua: (1) Ini benar anakmu? (2) Kamu bilang dia buta sejak lahir? (3) Kalau begitu, bagaimana dia sekarang bisa melihat? Pertanyaan ketiga adalah jebakan — jawabannya pasti mengarah ke Yesus.
Di mana
Yerusalem
Di hadapan majelis penyelidik
Kapan
~30 M
Investigasi diperluas ke orang tua
Yang berbicara
Para pemimpin agama Yahudi
Menyelidiki kebenaran klaim kesembuhan lewat orang tua
Kepada
Orang tua pengemis yang sembuh
Ayah dan ibu dari orang yang tadinya buta
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
οὗτός ἐστιν ὁ υἱὸς ὑμῶν
Apakah ini anakmu · is this your son
Pertanyaan identifikasi pertama — memastikan mereka bersaksi tentang orang yang tepat
τυφλὸς ἐγεννήθη
buta sejak lahir · born blind
Tying typhlos (buta) dengan gennaō (lahir) — mengkonfirmasi klaim asli yang membuat kasus ini istimewa
ἄρτι βλέπει
sekarang dapat melihat · now he sees
Arti blepei — sekarang sedang melihat; kontras langsung dengan kondisi lahir yang buta
Tiga pertanyaan berantai membangun ke kontradiksi yang tidak bisa dihindari: 'buta sejak lahir' (typhlos egennēthē) vs 'sekarang melihat' (arti blepei) — siapa yang bisa menjelaskan ini selain menyebut Yesus?
Tahukah kamu
Teknik interogasi 'tiga pertanyaan' masih dipakai sampai sekarang
Pengacara dan penyelidik masih menggunakan teknik bertanya berantai: konfirmasi fakta dasar → konfirmasi detail → pertanyaan yang tidak bisa dijawab tanpa menyebut pihak tertentu. Teknik ini sudah ribuan tahun tua.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 9:19
Mazmur 27:12
Bahaya proses hukum yang sudah dipengaruhi niat buruk
“Jangan menyerahkan aku kepada kehendak lawanku, sebab saksi-saksi dusta telah bangkit menyerang aku...”
Yohanes 5:31
Konteks pentingnya saksi dalam budaya hukum Yahudi
“Jikalau Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, maka kesaksian-Ku itu tidak benar.”
Markus 13:9
Yesus memprediksi pengikut-Nya akan menghadapi jenis interogasi ini
“...kamu akan diserahkan kepada majelis-majelis pengadilan dan kamu akan dipukul di rumah-rumah ibadat...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yohanes 9:19
✕ Sering dikira
'Orang tua dipanggil sebagai formalitas saja'
✓ Yang sebenarnya
Mereka dipanggil dengan niat menemukan cara membantah kesaksian anaknya — ini strategi nyata untuk mendiskreditkan klaim
✕ Sering dikira
'Pertanyaan ketiga adalah pertanyaan biasa'
✓ Yang sebenarnya
Pertanyaan ketiga ('bagaimana dia bisa melihat?') adalah pertanyaan kritis yang orang tua sengaja menghindari jawabannya karena takut
Renungan
Renungan Singkat Yohanes 9:19
Terkadang kita juga sulit percaya pada kebaikan Tuhan, bahkan saat bukti-bukti nyata ada di depan kita. Mari belajar untuk membuka hati dan pikiran kita akan mujizat Tuhan, sekecil apa pun itu.
Tuhan, bukalah mata imanku agar aku bisa melihat dan mempercayai pekerjaan-Mu di sekitarku. Amin.