Sesaat lagi kamu tidak melihat Aku
Yohanes 16:16-24
Dukacita Menjadi Sukacita
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Pernyataan misterius tentang 'sesaat lagi'
Yesus berbicara tentang dua 'sesaat lagi': pertama, sesaat lagi mereka tidak akan melihat-Nya (kematian dan kenaikan-Nya); kedua, sesaat lagi mereka akan melihat-Nya lagi (kebangkitan, dan pada akhirnya kedatangan kembali-Nya). Tapi murid-murid belum mengerti — dan Yesus tahu itu.
Di mana
Yerusalem — ruang atas
Ruangan sewaan, Yesus memulai bagian baru tentang dukacita menjadi sukacita
Kapan
~30 M
Khotbah perpisahan Yesus
Yang berbicara
Yesus
Guru dari Nazaret, malam terakhir sebelum ditangkap
Kepada
Sebelas murid
Di ruang atas Yerusalem, malam Paskah terakhir
Arti tiap ayat
Penjelasan Yohanes 16:16-24 Ayat per Ayat
Yohanes 16:16
Yesus berbicara tentang kematian dan kebangkitan-Nya: 'Tinggal sesaat lagi, kamu tidak melihat Aku' merujuk pada kematian-Nya, lalu 'sesaat lagi, kamu melihat Aku' merujuk pada kebangkitan-Nya. Ini adalah pernyataan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 16:17
Para murid bingung dengan perkataan Yesus tentang 'tinggal sesaat' dan 'pergi kepada Bapa'. Mereka bertanya-tanya apa maksud Yesus, karena mereka belum memahami bahwa Dia akan mati, bangkit, dan naik ke surga.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 16:18
Para murid mengulangi pertanyaan mereka, 'Apa maksud-Nya dengan tinggal sesaat?' Mereka benar-benar tidak mengerti dan merasa gelisah. Ini menunjukkan keterbatasan manusia dalam memahami rencana Allah yang lebih besar.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 16:19
Yesus mengetahui bahwa murid-murid-Nya bingung dengan perkataan-Nya, lalu Dia menanggapinya dengan mengulang perkataan-Nya. Ini menunjukkan kesabaran dan perhatian-Nya terhadap kebingungan mereka.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 16:20
Yesus menegaskan bahwa murid-murid akan bersedih dan menangis, sementara dunia bergembira. Namun, dukacita mereka akan berubah menjadi sukacita, seperti kepedihan yang berakhir dengan kebahagiaan yang besar.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 16:21
Yesus memakai perumpamaan perempuan melahirkan: penderitaan saat melahirkan, tetapi sukacita yang besar setelah anak lahir. Ini menggambarkan bagaimana penderitaan sementara berakhir dengan sukacita yang tak terlupakan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 16:22
Yesus menjanjikan bahwa murid-murid akan melihat Dia lagi dan hati mereka akan bersukacita, dan sukacita itu tidak akan diambil oleh siapa pun. Ini adalah janji sukacita yang permanen dan tak terkalahkan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 16:23
Yesus berkata bahwa pada hari itu, murid-murid tidak akan meminta apa pun kepada-Nya, tetapi langsung meminta kepada Bapa dalam nama-Nya. Bapa akan mengabulkan permintaan itu. Ini menunjukkan hubungan yang langsung…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 16:24
Yesus mendorong murid-murid untuk meminta dalam nama-Nya, dengan janji bahwa mereka akan menerima, supaya sukacita mereka menjadi penuh. Ini adalah undangan untuk berdoa dan mengalami jawaban yang mendatangkan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →