Nubuat Yesaya yang Akhirnya Masuk Akal

Yohanes 12:38

Minggu Terakhir Yesus di Yerusalem

supaya genaplah perkataan yang disampaikan oleh Nabi Yesaya, “Tuhan, siapakah yang percaya kepada pemberitaan kami? Dan, kepada siapakah tangan Tuhan telah dinyatakan?”

Yohanes 12:38 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yohanes 12:38?

Yohanes 12:38 mengutip nabi Yesaya (Yesaya 53:1) untuk menunjukkan bahwa ketidakpercayaan orang-orang telah dinubuatkan sebelumnya. Ini menggenapi firman Tuhan dan menegaskan bahwa Yesus adalah Mesias yang dinantikan, meskipun banyak yang menolak-Nya.

Latar belakang

Penolakan Sudah Diramalkan

Yohanes mengutip Yesaya 53:1 — bagian pembuka dari 'Hamba yang Menderita'. Pertanyaan retorikal Yesaya 'siapakah yang percaya?' adalah keluhan nabi tentang betapa sedikit orang yang akan merespons pemberitaan tentang hamba Allah yang menderita. Yohanes melihat ini sebagai foreshadowing dari situasi yang dia ceritakan.

Di mana

Yerusalem — refleksi naratif

Yohanes merenungkan makna penolakan terhadap Yesus dalam terang kitab suci

Kapan

~30 M

Penutup pelayanan publik Yesus

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pernyataan bahwa banyak tidak percaya
Kutipan kedua dari Yesaya
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator (Yohanes) mengutip Nabi Yesaya

Yohanes mengutip Yesaya 53:1 untuk menjelaskan ketidakpercayaan

P

Kepada

Pembaca Injil Yohanes

Komunitas Kristen abad pertama yang perlu memahami penolakan Israel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ἀκοή

akoē · report

Pemberitaan, berita yang didengar — dari kata akouō, mendengar

ἐπίστευσεν

episteusen · believed

Percaya — aorist, menunjukkan tindakan kepercayaan yang spesifik

βραχίων

brachiōn · arm

Lengan — metafora kekuatan dan kuasa Allah yang bertindak

Akoē (pemberitaan yang didengar) dan brachiōn (lengan kuasa) adalah dua cara Allah menyatakan diri: melalui kata-kata dan melalui tindakan. Yesaya bertanya: siapa yang merespons keduanya? Jawabannya: sangat sedikit.

Tahukah kamu

Yesaya 53 di Pasal 12 Yohanes

Pasal 12 Yohanes adalah salah satu perikop Perjanjian Baru yang paling kaya referensi ke Yesaya 40-55. Yohanes melihat Yesaya sebagai nabi yang paling jelas meramalkan misi Yesus dan penolakan terhadap-Nya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 12:38

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yohanes 12:38

✕  Sering dikira

'Kutipan Yesaya di sini berarti penolakan terhadap Yesus sudah ditentukan Allah sehingga orang-orang itu tidak bisa percaya'

✓  Yang sebenarnya

Yohanes mengutip Yesaya bukan untuk menyatakan predestinasi penolakan, tapi untuk menunjukkan bahwa ini bukan kejutan — Allah sudah tahu dan sudah menyatakannya kepada nabi

✕  Sering dikira

'Pemberitaan yang tidak dipercaya itu adalah ajaran Yohanes Pembaptis'

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks Yesaya 53 dan Injil Yohanes, 'pemberitaan' yang dimaksud adalah kabar tentang Mesias Yesus

Renungan

Renungan Singkat Yohanes 12:38

Penolakan terhadap Kristus bukanlah kejutan bagi Tuhan; semuanya telah dinubuatkan. Ketika kita menghadapi penolakan karena iman, kita tidak sendirian. Ini menguatkan bahwa rencana Allah tetap berjalan, dan kita dapat mempercayai kedaulatan-Nya.

Bapa, terima kasih karena Engkau telah memperingatkan kami tentang penolakan terhadap Kristus. Berikan kami keberanian untuk tetap percaya kepada-Mu sekalipun ada banyak yang tidak percaya. Amin.