Tuhan di tengah umat-Nya

Yoel 2:27

Jamahan Tuhan atas Negeri

PerikopJanji Pemulihan dari TUHAN kepada Bangsa yang Bertobat · Yoel 2:18-27 →
“Kamu akan mengetahui bahwa Aku berada di tengah-tengah orang Israel, dan Akulah TUHAN Allahmu, tidak ada yang lain. Umat-Ku takkan mendapat malu lagi untuk selama-lamanya.”

Yoel 2:27 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yoel 2:27?

Ayat ini menegaskan kehadiran Allah di tengah umat-Nya. Mereka akan menyadari bahwa hanya Allah yang menjadi Tuhan mereka, dan karena itu mereka tidak akan dipermalukan lagi.

Latar belakang

Pengalaman pribadi akan Tuhan

Setelah pemulihan, umat akan 'mengetahui' secara intim bahwa Tuhan hadir di tengah mereka. Ini bukan sekadar doktrin, tetapi pengalaman nyata.

Di mana

Yerusalem

Di bait suci, kumpulan jemaat

Kapan

~830 SM

Nabi-nabi awal

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Janji pemulihan hasil
Pencurahan Roh Kudus
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, berfirman langsung, setia pada perjanjian

U

Kepada

Umat Yehuda

Bangsa yang sedang bertobat dan berseru kepada Tuhan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָדַע

yada · mengetahui

Mengenal secara intim, mengalami

קֶרֶב

qerev · di tengah-tengah

Di dalam, di antara, di tengah lingkungan

בּוֹשׁ

bosh · malu

Dipermalukan, merasa malu karena kekecewaan

Yada adalah pengetahuan yang dialami, bukan sekadar tahu. Kekecewaan (malu) hilang ketika umat menyadari kehadiran Tuhan yang dekat dan setia.

Tahukah kamu

Tuhan di tengah mereka

Konsep 'Tuhan di tengah' berkaitan dengan tabernakel dan bait suci, dan kemudian digenapi dalam Yesus (Imanuel).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yoel 2:27

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yoel 2:27

✕  Sering dikira

Malu di sini hanya soal muka atau harga diri

✓  Yang sebenarnya

Malu karena harapan yang hancur, tetapi Tuhan memulihkan

✕  Sering dikira

Mengetahui Tuhan hanya lewat akal

✓  Yang sebenarnya

Yada berarti hubungan yang hidup dan nyata

Renungan

Renungan Singkat Yoel 2:27

Kita sering merasa malu atau hancur karena dosa atau kegagalan. Namun, kehadiran Allah yang setia memberi kita identitas dan keberanian. Ingatlah bahwa Tuhan besertamu, jadi kamu tidak perlu hidup dalam rasa malu.

Ya Tuhan, buatlah aku sadar akan kehadiran-Mu setiap hari, dan hilangkanlah rasa malu yang menghalangi hubunganku dengan-Mu. Amin.