Hewan Meratap, Air Mengering
Yoel 1:20
Tulah Belalang dan Panggilan Meratap
PerikopKerusakan Akibat Belalang · Yoel 1:14-20 →“Bahkan, hewan-hewan di padang menjerit kepada-Mu karena air di alur-alur sungai telah kering, dan api telah melahap tanah gembalaan di padang gurun.”Yoel 1:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Juga binatang-binatang di padang menjerit karena rindu kepada-Mu, sebab wadi telah kering, dan apipun telah memakan habis tanah gembalaan di padang gurun.”Yoel 1:20 · TB
Terjemahan Baru
“Bahkan binatang-binatang liar di hutan berseru kepada-Mu minta bantuan. Mereka tak dapat memuaskan dahaga, sebab sungai-sungai kering semua.”Yoel 1:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“The beasts of the field cry also unto thee: for the rivers of waters are dried up, and the fire hath devoured the pastures of the wilderness.”Yoel 1:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yoel 1:20?
Ayat ini menggambarkan betapa parahnya kekeringan itu sampai hewan-hewan pun menjerit kepada Allah. Semua makhluk, termasuk hewan, bergantung kepada Tuhan untuk hidup. Ini menunjukkan bahwa seluruh ciptaan berada dalam kesusahan dan membutuhkan campur tangan ilahi.
Latar belakang
Jeritan dalam Kehausan
Yoel menekankan bahwa bahkan hewan pun merasakan dampak kekeringan dan kelaparan. Mereka menjerit kepada Allah karena sumber air telah kering dan padang rumput terbakar. Ini menunjukkan bahwa seluruh ciptaan menderita akibat dosa dan mengharapkan campur tangan ilahi.
Di mana
Yerusalem
Di alur sungai yang kering, padang gurun yang hangus
Kapan
~800 SM
Kerajaan Yehuda (pasca-Salomo)
Yang berbicara
Yoel
Nabi yang melayani di Yehuda, mungkin seorang imam.
Kepada
TUHAN
Allah Israel, yang mendengar jeritan makhluk.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
תַּעֲרֹג
ta'arog · menjerit
Mengaum, merindukan, atau memanggil dengan suara dalam.
אָפִיק
afik · sungai
Alur sungai yang biasanya berair, tempat air mengalir.
יָבֵשׁ
yavesh · kering
Menjadi kering, kehilangan air.
Kata 'menjerit' menunjukkan kerinduan yang dalam, seperti rusa yang haus. 'Sungai' yang kering menggambarkan hilangnya sumber kehidupan. Gabungan ini menunjukkan bahwa kebutuhan dasar makhluk tidak terpenuhi, sehingga mereka memanggil Allah.
Tahukah kamu
Bukan Hanya Manusia yang Berdoa?
Dalam bahasa Ibrani, kata 'menjerit' (ta'arog) juga dipakai untuk rusa yang merindukan air (Mazmur 42:2). Ini menunjukkan bahasa puitis yang hidup, di mana alam dipersonifikasikan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yoel 1:20
Mazmur 42:2
Kerinduan yang sama
“Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah.”
Roma 8:22
Seluruh ciptaan mengeluh
“Sebab kita tahu, bahwa sampai sekarang seluruh makhluk sama-sama mengeluh dan sama-sama merasa sakit bersalin.”
Yesaya 24:4
Bumi merana
“Bumi berkabung dan menjadi layu, dunia merana dan menjadi layu;”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yoel 1:20
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya tentang hewan yang kehausan secara harfiah.
✓ Yang sebenarnya
Ini juga menggambarkan penderitaan total yang menimpa seluruh ciptaan akibat dosa dan penghakiman, bukan hanya kebutuhan fisik hewan.
✕ Sering dikira
Hewan tidak benar-benar 'berdoa' kepada Allah; ini hanya gaya bahasa.
✓ Yang sebenarnya
Secara puitis, hewan digambarkan memanggil Allah sebagai pencipta, menunjukkan bahwa seluruh alam berseru dalam kepedihan, seperti dalam Roma 8.
Renungan
Renungan Singkat Yoel 1:20
Kita seringkali lupa bahwa kita adalah bagian dari ciptaan yang saling terhubung. Ketika alam rusak, kita ikut menderita. Ayat ini mengajak kita untuk lebih peka terhadap kerusakan lingkungan dan bertindak sebagai penjaga ciptaan, serta mengingatkan kita bahwa Tuhan adalah sumber kehidupan bagi semua makhluk.
Ya Allah, Engkau adalah sumber air kehidupan; pulihkanlah bumi kami yang kering dan tolonglah kami untuk menjaga ciptaan-Mu, sebagaimana hewan-hewan menjerit kepada-Mu akan kehausan mereka. Amin.