Percaya atau Tidak Berdiri Teguh
Yesaya 7:9
Iman Sebagai Kunci Keteguhan
“Kepala Efraim adalah Samaria, dan kepala Samaria adalah anak Remalya. Jika kamu tidak percaya, kamu tidak akan berdiri teguh.’””Yesaya 7:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan Samaria ialah ibu kota Efraim, dan anak Remalya ialah kepala Samaria. Jika kamu tidak percaya, sungguh, kamu tidak teguh jaya."”Yesaya 7:9 · TB
Terjemahan Baru
“Israel tidak lebih kuat dari Samaria, ibukotanya, dan Samaria tidak lebih kuat dari Raja Pekah. Kalau kamu tidak sungguh-sungguh percaya kepada-Ku, pasti kamu tak dapat bertahan."”Yesaya 7:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And the head of Ephraim is Samaria, and the head of Samaria is Remaliah’s son. If ye will not believe, surely ye shall not be established.”Yesaya 7:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 7:9?
Ayat ini melanjutkan peringatan Tuhan bahwa Samaria (ibu kota Efraim) akan jatuh, dan anak Remalya (Pekah) bukanlah ancaman nyata. Kuncinya ada di kalimat terakhir: 'Jika kamu tidak percaya, kamu tidak akan berdiri teguh.' Ini adalah permainan kata dalam bahasa Ibrani: 'percaya' (aman) dan 'berdiri teguh' (ne'eman). Artinya, iman adalah dasar keteguhan.
Latar belakang
Panggilan untuk Percaya
Yesaya menegaskan bahwa tanpa iman kepada Allah dan firman-Nya, Ahas dan Yehuda tidak akan berdiri teguh. Ini adalah undangan untuk percaya bahwa Allah akan menyelamatkan mereka dari musuh.
Di mana
Yerusalem
Mungkin di istana atau dekat saluran air
Kapan
~734 SM
Sejarah Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Yesaya
Nabi Allah di Yehuda, ~740-680 SM, penuh keberanian dan kesetiaan.
Kepada
Ahas
Raja Yehuda, kurang percaya dan ragu.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אָמַן
aman · percaya
Percaya, yakin, berpegang pada sesuatu yang dapat diandalkan
אָמַן
aman · berdiri teguh
Menjadi teguh, stabil, dapat diandalkan (akar yang sama dengan percaya)
לֹא
lo · tidak
Tidak, negasi
Permainan kata ini menekankan bahwa iman dan stabilitas terkait erat: percaya kepada Allah berarti menjadi teguh seperti Dia. Jika tidak percaya, maka goyah.
Tahukah kamu
Bermain Kata Ibrani
Dalam bahasa Ibrani, 'percaya' (aman) dan 'berdiri teguh' (aman) berasal dari akar kata yang sama ('aman). Ini adalah permainan kata yang indah: jika kamu percaya, kamu akan teguh.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 7:9
2 Tawarikh 20:20
Iman dan keteguhan
“Percayalah kepada TUHAN, Allahmu, dan kamu akan tetap teguh; percayalah kepada nabi-nabi-Nya, dan kamu akan berhasil.”
Roma 10:17
Iman dari firman
“Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.”
Ibrani 11:1
Definisi iman
“Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 7:9
✕ Sering dikira
Ayat ini berarti kita harus percaya pada diri sendiri atau pada kemampuan kita.
✓ Yang sebenarnya
Ini berbicara tentang percaya kepada Tuhan dan firman-Nya, bukan pada kekuatan sendiri.
✕ Sering dikira
Jika kita percaya, kita tidak akan pernah mengalami masalah atau kegagalan.
✓ Yang sebenarnya
Iman tidak menjamin hidup tanpa masalah, tetapi memberi keteguhan dan kepastian bahwa Allah menyertai kita.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 7:9
Iman bukan sekadar perasaan, tetapi dasar hidup yang kokoh. Saat kita ragu pada janji Tuhan, hidup kita goyah. Hari ini, perkuat imanmu melalui doa dan firman agar tetap teguh dalam badai.
Tuhan, kuatkan imanku agar aku dapat berdiri teguh dalam segala situasi. Amin.