Sorak ganti tangis

Yesaya 65:14

Janji Pemulihan dan Penghakiman

PerikopHukuman dan Keselamatan · Yesaya 65:1-16 →
“Lihatlah, hamba-hamba-Ku akan bersorak-sorai karena gembira hatinya, tetapi kamu akan menangis karena kepedihan hatimu dan akan meraung karena patah semangat.”

Yesaya 65:14 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 65:14?

Selanjutnya, Yesaya menekankan perbedaan respons emosional: hamba-hamba Tuhan akan bersorak-sorai karena gembira, sedangkan orang-orang yang meninggalkan Tuhan akan menangis dan meraung karena patah semangat. Ini menggambarkan akibat rohani dari pilihan hidup: kedekatan dengan Tuhan membawa sukacita, sedangkan kejauhan dari-Nya membawa kepedihan.

Latar belakang

Tangisan orang fasik

Ayat ini melanjutkan kontras: hamba-hamba TUHAN akan bersorak karena gembira, tetapi orang yang memberontak akan menangis dan meraung karena patah semangat. Ini adalah konsekuensi dari pilihan mereka sendiri.

Di mana

Yerusalem

Di kota Yerusalem, dalam konteks nubuat

Kapan

~700 SM

Nubuat tentang akhir zaman

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembuangan Babel
Langit baru bumi baru
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN Allah

Allah Israel, berfirman melalui nabi Yesaya

U

Kepada

Umat Israel

terbagi antara setia dan memberontak

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רָנַן

ranan · sorak-sorai

bersorak, bernyanyi gembira

בָּכָה

bakah · menangis

menangis, meratap

יָלַל

yalal · meraung

melolong, meratap dengan nyaring

Perbedaan antara sorak-sorai dan tangisan menunjukkan dua jalan hidup: ketaatan membawa sukacita, sedangkan kejahatan berujung pada ratapan. Pilihan manusia menentukan pengalaman akhirnya.

Tahukah kamu

Raungan keputusasaan

Kata 'meraung' dalam bahasa Ibrani sering dipakai untuk lolongan hewan yang terluka, menggambarkan kepedihan yang dalam di hadapan penghakiman.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 65:14

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 65:14

✕  Sering dikira

Menganggap ini hanya untuk orang non-Israel

✓  Yang sebenarnya

Ini berbicara tentang orang Israel yang memberontak, bukan semua orang luar

✕  Sering dikira

Mengira patah semangat hanya psikologis

✓  Yang sebenarnya

Itu adalah akibat spiritual dari memutuskan hubungan dengan Allah

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 65:14

Sukacita sejati tidak bergantung pada keadaan, tetapi pada hubungan kita dengan Tuhan. Saat kita merasa sedih atau kecewa, mungkin kita perlu memeriksa apakah ada area hidup yang kita jauhkan dari Tuhan dan mengundang Dia untuk memulihkan sukacita kita.

Tuhan, penuhilah hatiku dengan sukacita-Mu yang melampaui keadaan, sehingga aku dapat bersorak-sorai di dalam Engkau. Amin.