Tidak ada damai bagi orang fasik

Yesaya 57:21

Pernyataan Penutup tentang Damai

PerikopTUHAN Akan Menyelamatkan Umat-Nya · Yesaya 57:14-21 →
““Tidak ada damai sejahtera,” kata Allahku, “bagi orang fasik.””

Yesaya 57:21 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 57:21?

Ayat ini adalah pernyataan tegas bahwa tidak ada damai sejahtera bagi orang fasik. Meskipun mereka mungkin kelihatan sukses, pada akhirnya mereka akan mengalami kegelisahan dan kehancuran karena hidup mereka tidak sejalan dengan Allah.

Latar belakang

Kesimpulan yang tegas

Tuhan menegaskan kembali bahwa tidak ada damai sejahtera bagi orang fasik. Ini adalah pernyataan yang menggemakan ayat 20 dan merangkum pesan bahwa tanpa pertobatan, tidak ada ketenangan sejati.

Di mana

Yerusalem

Nubuat Yesaya, ~700 SM

Kapan

~700 SM

Periode nabi-nabi pra-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Gambaran laut bergolak
Pasal 58
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Allahku

Tuhan yang disembah oleh nabi, menyatakan kebenaran

O

Kepada

Orang fasik

Mereka yang menolak jalan Allah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אַיִן

ayin · ada

ayin berarti 'tidak ada', menunjukkan ketiadaan total.

שָׁלוֹם

shalom · damai

shalom menunjuk pada kesejahteraan menyeluruh dan hubungan yang benar dengan Allah.

רָשָׁע

rasha · fasik

rasha adalah orang yang bersalah dan hidup dalam pemberontakan terhadap Allah.

Ketiadaan shalom bagi orang fasik adalah konsekuensi logis; tanpa hubungan yang benar dengan Allah, tidak ada kesejahteraan sejati, hanya kekacauan.

Tahukah kamu

Ayat yang sangat singkat

Ayat ini adalah salah satu yang terpendek dalam Yesaya, tetapi sangat kuat. Kata 'damai' di sini adalah shalom yang sama dengan ayat 19, menunjukkan kontras yang tajam.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 57:21

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 57:21

✕  Sering dikira

Ini berarti orang fasik tidak dapat mengalami kedamaian dalam hidup sama sekali di dunia ini.

✓  Yang sebenarnya

Yang dimaksud adalah tidak ada damai sejati dengan Allah, meskipun mungkin ada ketenangan sementara atau semu.

✕  Sering dikira

Orang fasik tidak punya kesempatan untuk diselamatkan.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah peringatan, bukan vonis final; Allah selalu menawarkan pengampunan jika mereka bertobat.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 57:21

Damai sejati hanya berasal dari hidup yang benar di hadapan Tuhan. Kita harus menjaga hati dan tindakan kita agar tidak menjadi fasik, dan jika kita memiliki kesenjangan dengan Allah, kita perlu segera bertobat untuk mengalami damai-Nya.

Bapa, ampunilah saya jika saya telah berjalan dalam kefasikan, dan ubahlah hati saya agar saya dapat menikmati damai sejahtera-Mu yang sejati. Amin.