Gunung Kudus dan Rumah Doa
Yesaya 56:7
Rumah Doa Bagi Segala Bangsa
“mereka akan Kubawa ke gunung-Ku yang kudus dan Aku akan membuat mereka bersukacita di rumah doa-Ku. Kurban-kurban bakaran dan kurban-kurban sembelihan mereka akan diterima di atas mazbah-Ku. Sebab, rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa.””Yesaya 56:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“mereka akan Kubawa ke gunung-Ku yang kudus dan akan Kuberi kesukaan di rumah doa-Ku. Aku akan berkenan kepada korban-korban bakaran dan korban-korban sembelihan mereka yang dipersembahkan di atas mezbah-Ku, sebab rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa.”Yesaya 56:7 · TB
Terjemahan Baru
“"Kamu akan Kubawa ke Sion, ke bukit-Ku yang suci, dan Kuberi kegembiraan di rumah ibadat-Ku. Kurban-kurban yang kamu persembahkan di mezbah-Ku akan Kuterima. Rumah-Ku akan disebut rumah doa untuk segala bangsa."”Yesaya 56:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Even them will I bring to my holy mountain, and make them joyful in my house of prayer: their burnt offerings and their sacrifices shall be accepted upon mine altar; for mine house shall be called an house of prayer for all people.”Yesaya 56:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 56:7?
Ayat ini menegaskan bahwa orang asing yang bergabung dengan Tuhan dan menjaga perjanjian-Nya akan dibawa ke gunung kudus dan diterima di rumah doa. Rumah Tuhan terbuka untuk semua bangsa, bukan hanya orang Israel, dan ibadah mereka diterima.
Latar belakang
Janji Bagi Semua yang Bersekutu
Setelah menjawab kekhawatiran para kasim dan orang asing bahwa mereka akan disingkirkan, TUHAN menjanjikan bahwa mereka akan dibawa ke gunung-Nya yang kudus dan diberi sukacita di rumah doa-Nya. Semua persembahan mereka akan diterima, karena rumah TUHAN akan menjadi tempat doa bagi segala bangsa.
Di mana
Yerusalem
Dalam konteks nubuat di kota Yerusalem, sekitar bait suci
Kapan
~700 SM
Nubuat Yesaya, periode pra-pembuangan Babel
Yang berbicara
TUHAN (Allah Israel)
Allah yang setia pada perjanjian, mengumpulkan umat-Nya.
Kepada
Orang asing dan kasim yang percaya
Mereka yang bergabung dengan umat TUHAN, merasa terpinggirkan.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הַר־קָדְשִׁי
har-qodshi · gunung-Ku
Gunung kudus TUHAN, melambangkan tempat hadirat-Nya dan pusat ibadah.
תְּפִלָּה
tefillah · doa
Doa atau permohonan, menekankan komunikasi pribadi dengan Allah.
עַמִּים
amim · bangsa
Banyak suku atau bangsa, bukan hanya Israel.
Ketiga kata ini menggarisbawahi bahwa akses ke hadirat Allah bukan berdasarkan etnis, tetapi bagi semua orang yang berseru kepada-Nya. 'Gunung kudus' bukan lagi eksklusif, melainkan terbuka lebar.
Tahukah kamu
Konstruksi Bait Suci
Pada masa itu, orang non-Yahudi umumnya tidak diizinkan masuk ke area tertentu di bait suci, tetapi nubuat ini membayangkan inklusivitas yang jauh melampaui praktik saat itu.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 56:7
Yesaya 2:2
Gunung bagi segala bangsa
“Hai kaum-kaum, akan terjadi pada hari-hari yang terakhir, gunung rumah TUHAN akan didirikan di puncak gunung-gunung, dan segala bangsa akan mengalir ke sana.”
Matius 21:13
Kutipan Yesus
“Rumah-Ku akan disebut rumah doa, tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun.”
1 Timotius 2:8
Doa universal
“Aku ingin agar di setiap tempat, orang-orang berdoa dengan tangan yang suci terangkat, tanpa amarah dan perdebatan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 56:7
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya tentang orang asing yang ingin masuk bait suci secara fisik.
✓ Yang sebenarnya
Ini lebih luas: berbicara tentang penerimaan semua bangsa ke dalam komunitas perjanjian.
✕ Sering dikira
Rumah doa berarti hanya tempat untuk berdoa, bukan ibadah lainnya.
✓ Yang sebenarnya
Konteksnya adalah seluruh ibadah, termasuk persembahan dan pujian.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 56:7
Kita harus membuka hati dan komunitas kita bagi orang-orang dari latar belakang yang berbeda, karena Tuhan menerima semua orang yang mencari Dia. Jangan membatasi kasih dan penerimaan kita hanya pada kelompok sendiri, tetapi undang semua orang untuk mengalami kehadiran Tuhan.
Tuhan, mampukan kami untuk menjadi komunitas yang inklusif, menerima semua orang sebagai bagian dari rumah doa-Mu, seperti Engkau menerima kami. Amin.