Kebun anggur menjadi tandus

Yesaya 5:6

Nyanyian tentang kebun anggur

Aku akan membiarkan kebun itu tandus, kebun itu tidak akan dipangkas dan didangir lagi, semak dan duri akan tumbuh di sana. Aku juga akan memerintahkan awan-awan supaya tidak menurunkan hujan ke atasnya.”

Yesaya 5:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 5:6?

Allah menjadikan kebun anggur itu tandus: tidak dipangkas, tidak didangir, tumbuh semak dan duri, bahkan hujan tidak turun. Ini melambangkan pencabutan berkat dan pemeliharaan Allah dari Israel karena dosa mereka.

Latar belakang

Tanah menjadi tandus dan hujan dihentikan

Tuhan memutuskan untuk membiarkan kebun itu tidak dirawat, penuh semak duri, dan bahkan memerintahkan awan tidak menurunkan hujan. Ini menunjukkan hukuman total dan penarikan berkat.

Di mana

Yerusalem

Dalam nyanyian, menggambarkan masa depan

Kapan

~740 SM

Kerajaan Yehuda, zaman Yesaya

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kematian Uzia
Pembuangan Babel
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan (melalui Yesaya)

Allah Israel, yang memerintah alam

P

Kepada

Penduduk Yerusalem dan Yehuda

Umat yang menghadapi murka

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בָּתָה

bathah · tandus

dibuat tandus, dirusak

שָׁמִיר

shamir · duri

tanaman berduri

מָטָר

matar · hujan

hujan

Ketandusan, duri, dan tiada hujan adalah gambaran kehilangan berkat dan kehidupan, akibat dosa yang membawa kekeringan rohani.

Tahukah kamu

Awan yang diperintah

Di Timur Tengah kuno, hujan dianggap sebagai berkat ilahi; menghentikannya adalah kutukan yang nyata (bnd. Ul. 11:17).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 5:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 5:6

✕  Sering dikira

Allah tidak peduli lagi

✓  Yang sebenarnya

Hukuman adalah bentuk keadilan, bukan ketidakpedulian

✕  Sering dikira

Berlaku literal untuk semua orang

✓  Yang sebenarnya

Metafora untuk Israel dan Yehuda

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 5:6

Tanpa pemeliharaan Tuhan, hidup kita akan menjadi kering dan tandus. Mari kita jaga hubungan kita dengan Tuhan melalui doa dan firman-Nya agar tetap berbuah.

Tuhan, jangan biarkan hidupku menjadi tandus; siramilah aku dengan kasih-Mu. Amin.