Pembunuhan di kuil berhala
Yesaya 37:38
Akhir Hidup Sanherib
“Pada suatu hari, sementara Sanherib menyembah di kuil Nisrokh, ilahnya, Adramelekh dan Sarezer, dua orang anaknya, membunuh dia dengan pedang, lalu melarikan diri ke Ararat. Kemudian, Esarhadon, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.”Yesaya 37:38 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Pada suatu kali ketika ia sujud menyembah di dalam kuil Nisrokh, allahnya, maka Adramelekh dan Sarezer, anak-anaknya, membunuh dia dengan pedang, dan mereka meloloskan diri ke tanah Ararat. Kemudian Esarhadon, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.”Yesaya 37:38 · TB
Terjemahan Baru
“Pada suatu hari, ketika ia sedang beribadat di dalam kuil Dewa Nisrokh, ia dibunuh dengan pedang oleh Adramelekh dan Sarezer, putra-putranya. Sesudah itu mereka lari ke Ararat. Maka Esarhadon, putranya yang lain, menjadi raja menggantikan dia.”Yesaya 37:38 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And it came to pass, as he was worshipping in the house of Nisroch his god, that Adrammelech and Sharezer his sons smote him with the sword; and they escaped into the land of Armenia: and Esarhaddon his son reigned in his stead.”Yesaya 37:38 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 37:38?
Ayat ini menceritakan bahwa Sanherib, raja Asyur, dibunuh oleh dua anaknya sendiri saat ia sedang beribadah di kuil ilahnya, Nisrokh. Kemudian Esarhadon, anaknya yang lain, menjadi raja. Ini menunjukkan bahwa kejatuhan orang yang menentang Allah bisa terjadi dengan cara yang tak terduga dan bahkan dari lingkaran terdekatnya.
Latar belakang
Pembunuhan yang dinubuatkan
Beberapa tahun setelah kekalahan di Yerusalem, Sanherib sedang beribadah di kuil Nisrokh, dewa pelindungnya. Dua anaknya, Adramelekh dan Sarezer, masuk dan membunuhnya dengan pedang. Mereka kemudian melarikan diri ke Ararat, dan anaknya yang lain, Esarhadon, menjadi raja.
Di mana
Niniwe
Di kuil Nisrokh, dewa Asyur
Kapan
~681 SM
Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Penulis Yesaya
Nabi besar Perjanjian Lama, ~740-680 SM
Kepada
Pembaca kitab Yesaya
Umat Israel dan semua orang yang membaca
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עַבְדוֹ
avdo · tika
saat dia sedang menyembah (lit. 'dalam penyembahannya')
נָכָה
nakah · membunuh
memukul, menyerang, membunuh
בָּרַח
barach · melarikan diri
lari, kabur, menghindar
Ironi besar: Sanherib yang menghujat Allah yang hidup, mati di hadapan berhala bisu. Kata 'nakah' dipakai juga untuk 'pukulan' dari malaikat, menunjukkan keadilan TUHAN.
Tahukah kamu
Sejarah mengonfirmasi
Catatan Babilonia dan Alkitab sama-sama menyebut Sanherib dibunuh oleh anaknya. Ararat adalah daerah pegunungan di Armenia sekarang, tempat Nuh mendarat menurut Kejadian.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 37:38
2 Raja-raja 19:37
Paralel langsung
“Pada suatu hari, ketika ia sedang sujud menyembah di kuil Nisrokh, allahnya, maka Adramelekh dan Sarezer, anak-anaknya, membunuh dia dengan pedang.”
Yesaya 31:8-9
Nubuat digenapi
“Maka Asyur akan rebah oleh pedang, bukan oleh orang-orang hebat, dan pedang akan memakan mereka.”
Mazmur 37:28
Keadilan TUHAN
“Sebab TUHAN mencintai keadilan, dan tidak meninggalkan orang-orang yang dikasihi-Nya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 37:38
✕ Sering dikira
Sanherib mati segera setelah kembali dari Yehuda.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini terjadi sekitar 20 tahun kemudian, meski tidak disebut rentang waktunya.
✕ Sering dikira
Semua anak Sanherib ikut membunuh.
✓ Yang sebenarnya
Hanya dua anak yang disebut, dan Esarhadon justru menjadi raja, artinya tidak semua anak terlibat.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 37:38
Kita harus berhati-hati dalam tindakan kita, karena kejahatan yang kita lakukan bisa berbalik menimpa diri kita sendiri. Jangan pernah merasa aman dalam dosa, karena Allah melihat segalanya dan akan membela kebenaran-Nya.
Ya Tuhan, tolong aku untuk hidup dalam kebenaran-Mu dan menjauh dari segala kejahatan, karena aku tahu Engkau adil dan akan membela umat-Mu. Amin.