Lembah Penuh Kereta dan Pasukan Berkuda
Yesaya 22:7
Peringatan bagi Yerusalem yang Sombong
“Lembah-lembah yang telah kamu pilih penuh dengan kereta. Pasukan berkuda bersiaga di pintu-pintu gerbang.”Yesaya 22:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka lembah-lembahmu yang paling indah penuh dengan kereta, dan pasukan berkuda berbaris di hadapan pintu gerbang,”Yesaya 22:7 · TB
Terjemahan Baru
“Lembah-lembah subur Yehuda penuh dengan kereta perang. Pasukan berkuda siap di depan gerbang-gerbang Yerusalem.”Yesaya 22:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And it shall come to pass, that thy choicest valleys shall be full of chariots, and the horsemen shall set themselves in array at the gate.”Yesaya 22:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 22:7?
Ayat ini menggambarkan saat Yehuda melihat lembah-lembah yang mereka pilih penuh dengan kereta perang musuh, dan pasukan berkuda bersiap di gerbang kota. Ini adalah gambaran pengepungan yang mengancam, di mana kekuatan militer mereka tidak mampu menandingi musuh.
Latar belakang
Persiapan Perang yang Salah
Orang Yehuda melihat lembah-lembah pilihan mereka penuh dengan kereta perang, dan pasukan berkuda bersiap di gerbang. Mereka mengandalkan kekuatan militer dan aliansi, bukan pada Tuhan.
Di mana
Yerusalem
Lembah Penglihatan, dekat kota
Kapan
~701 SM
Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Yesaya
Nabi yang melayani di Yehuda selama 60 tahun.
Kepada
Pembaca/Teks
Pembaca kitab Yesaya di masa depan.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עֲמָקִים
amaqim · lembah-lembah
dataran rendah, sering dipakai untuk pertempuran.
רֶכֶב
rekhev · kereta
kendaraan perang, simbol kekuatan militer.
שַׁעַר
sha'ar · gerbang
pintu masuk kota, tempat pertahanan.
Mereka percaya pada kereta dan gerbang, bukan pada Tuhan yang sebenarnya adalah pertahanan sejati.
Tahukah kamu
Siapa Elam dan Kir?
Elam dan Kir adalah daerah yang diperkirakan menyediakan tentara bayaran untuk Asyur, menunjukkan bahwa Yehuda mengandalkan kekuatan asing.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 22:7
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 22:7
✕ Sering dikira
Menganggap ayat ini sekadar deskripsi sejarah tanpa makna masa kini.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah kritik terhadap ketergantungan pada kekuatan militer dan aliansi, bukan pada Tuhan.
✕ Sering dikira
Mengira bahwa Allah menolak semua upaya pertahanan.
✓ Yang sebenarnya
Allah tidak menolak pertahanan, tetapi menolak ketika pertahanan itu menggantikan iman kepada-Nya.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 22:7
Kita sering mengandalkan strategi dan kekuatan sendiri saat menghadapi masalah, padahal Tuhan melihat segala sesuatu. Saat kita merasa terkepung oleh kesulitan, ingatlah bahwa Allah adalah perlindungan sejati, bukan kekuatan kita sendiri.
Tuhan, ajarilah kami untuk tidak mengandalkan kekuatan kami sendiri, tetapi berlindung pada-Mu dalam setiap peperangan hidup ini. Amin.