Kehilangan rasa malu
Yeremia 8:12
Hukuman atas ketidaksetiaan
“Apakah mereka malu ketika mereka melakukan kekejian? Tidak, mereka tidak merasa malu sama sekali. Mereka tidak tahu bagaimana menjadi malu. Karena itu, mereka akan jatuh di antara orang-orang yang jatuh. Pada waktu penghukuman mereka, mereka akan tersandung,” firman TUHAN.”Yeremia 8:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Seharusnya mereka merasa malu, sebab mereka melakukan kejijikan; tetapi mereka sama sekali tidak merasa malu dan tidak kenal noda mereka. Sebab itu mereka akan rebah di antara orang-orang yang rebah, mereka akan tersandung jatuh pada waktu mereka dihukum, firman TUHAN.”Yeremia 8:12 · TB
Terjemahan Baru
“Hai umat-Ku, seharusnya kamu malu karena telah melakukan semua yang hina itu! Tetapi kamu tebal muka dan tidak tahu malu. Karena itu kamu akan jatuh seperti orang lain yang telah jatuh; habislah riwayatmu apabila Aku menghukum kamu.”Yeremia 8:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Were they ashamed when they had committed abomination? nay, they were not at all ashamed, neither could they blush: therefore shall they fall among them that fall: in the time of their visitation they shall be cast down, saith the LORD.”Yeremia 8:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 8:12?
Umumnya orang malu saat melakukan hal yang memalukan, tetapi umat Tuhan tidak merasa malu atau tahu bagaimana cara malu terhadap kekejian yang mereka lakukan. Karena tidak ada rasa bersalah, mereka akan jatuh bersama orang-orang yang jatuh dan tersandung pada waktu penghukuman.
Latar belakang
Tidak bisa malu lagi
Bangsa Yehuda telah melakukan kekejian, tetapi mereka tidak merasa malu sama sekali. Mereka bahkan tidak tahu bagaimana harus malu. Karena itu, TUHAN menjatuhkan hukuman: mereka akan jatuh bersama orang-orang yang jatuh dan tersandung pada waktu penghukuman.
Di mana
Yerusalem
Dalam konteks khotbah Yeremia di kota Yerusalem
Kapan
~600 SM
Periode kerajaan Yehuda menjelang pembuangan Babel
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, berbicara melalui nabi Yeremia
Kepada
Umat Yehuda
Penduduk Yerusalem dan Yehuda yang hidup sekitar tahun 600 SM
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בּוֹשׁ
bosh · malu
Merasa malu atau dipermalukan.
תּוֹעֵבָה
to'evah · kekejian
Hal yang menjijikkan, khususnya perbuatan yang melanggar kekudusan Allah.
כָּשַׁל
kashal · tersandung
Terantuk atau jatuh, sering dipakai untuk kehancuran.
Kata 'bosh' (malu) menunjukkan rasa malu yang sehat, sementara 'to'evah' adalah hal yang sangat menjijikkan bagi Allah. Kehilangan rasa malu berarti tidak peka terhadap kekudusan Allah, dan akibatnya adalah 'kashal'—kejatuhan yang tak terhindarkan.
Tahukah kamu
Budaya malu di Timur Tengah kuno
Dalam budaya Israel, rasa malu sangat penting untuk menjaga kehormatan dan moralitas. Ketika seseorang tidak lagi punya rasa malu, itu dianggap tanda kehancuran moral yang total.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 8:12
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 8:12
✕ Sering dikira
Ayat ini berarti Allah tidak mau mengampuni orang yang sudah terlalu banyak dosa.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah pernyataan tentang konsekuensi dari kekerasan hati yang terus-menerus, bukan bahwa Allah tidak mau mengampuni.
✕ Sering dikira
Merasa malu adalah hal yang buruk.
✓ Yang sebenarnya
Rasa malu yang sehat adalah anugerah yang mendorong kita untuk bertobat.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 8:12
Ketika kita kehilangan kepekaan terhadap dosa, kita semakin dalam terjerumus. Bangunlah rasa malu yang sehat dengan meminta Roh Kudus mempertajam hati nurani kita, supaya kita segera bertobat saat berbuat salah.
Tuhan, pulihkan kepekaanku terhadap dosa, dan beri aku hati yang mudah bertobat dan berbalik kepada-Mu. Amin.