Raja yang dipulihkan di meja raja
Yeremia 52:31
Penghakiman dan Pemulihan Yehuda
“Pada tahun ke-37 pembuangan Yoyakhin, raja Yehuda, pada bulan ke-12 hari ke-25 bulan itu, Ewil-Merodakh, raja Babel, pada tahun pertama pemerintahannya, bermurah hati kepada Yoyakhin, raja Yehuda, dengan mengeluarkannya dari penjara.”Yeremia 52:31 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian dalam tahun ketiga puluh tujuh sesudah Yoyakhin, raja Yehuda, dibuang, dalam bulan yang kedua belas, pada tanggal dua puluh lima bulan itu, maka Ewil-Merodakh, raja Babel, dalam tahun ia menjadi raja, menunjukkan belas kasihannya kepada Yoyakhin, raja Yehuda, dengan melepaskannya dari penjara.”Yeremia 52:31 · TB
Terjemahan Baru
“Pada tanggal dua puluh lima bulan dua belas dalam tahun ketiga puluh tujuh sesudah Yoyakhin diangkut ke pembuangan, Ewil-Merodakh menjadi raja Babel. Pada tahun itu juga ia menunjukkan belas kasihannya kepada Yoyakhin, dan melepaskan dia dari penjara,”Yeremia 52:31 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And it came to pass in the seven and thirtieth year of the captivity of Jehoiachin king of Judah, in the twelfth month, in the five and twentieth day of the month, that Evilmerodach king of Babylon in the first year of his reign lifted up the head of Jehoiachin king of Judah, and brought him forth out of prison,”Yeremia 52:31 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 52:31?
Setelah 37 tahun di penjara di Babel, Raja Yoyakhin dari Yehuda akhirnya dibebaskan oleh raja Babel yang baru, Ewil-Merodakh. Ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak melupakan umat-Nya, bahkan setelah penantian yang sangat lama, dan ada harapan di tengah pembuangan.
Latar belakang
Pembebasan Yoyakhin
Setelah 37 tahun dipenjara, Yoyakhin, raja Yehuda yang ditawan, akhirnya dikeluarkan dari penjara oleh raja Babel yang baru, Ewil-Merodakh. Tindakan ini menunjukkan belas kasihan di tengah pembuangan yang panjang.
Di mana
Babel
Istana Babel, ruang tahta atau halaman penjara
Kapan
~561 SM
Pembuangan
Yang berbicara
Penulis kitab Yeremia
Nabi Yeremia, saksi kehancuran Yerusalem
Kepada
Orang-orang buangan di Babel
Komunitas Yehuda yang dibuang, mencari pengharapan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נָשָׂא
nasa · bermurah hati
mengangkat, mengampuni, atau memperlakukan dengan baik
יָצָא
yatsa · mengeluarkan
keluar, membawa keluar dari tempat kurungan
בֵּית כְּלָא
beit kela · penjara
rumah tahanan atau tempat pengurungan
Kata 'nasa' mengandung makna mengangkat beban, dan tindakan raja Babel yang mengeluarkan Yoyakhin dari penjara menjadi simbol pemulihan dan harapan baru bagi umat yang terbuang.
Tahukah kamu
Mengapa belas kasihan itu penting?
Ewil-Merodakh naik takhta pada tahun yang sama ketika Yoyakhin dibebaskan, dan tindakannya ini mungkin merupakan upaya untuk membangun legitimasi politiknya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 52:31
2 Raja-raja 25:27
Paralel sejarah
“Tetapi pada tahun ketiga puluh tujuh sesudah Yoyakhin, raja Yehuda, dibuang, dalam bulan yang kedua belas, pada tanggal dua puluh tujuh bulan itu, Ewil-Merodakh, raja Babel, dalam tahun ia menjadi raja, menunjukkan belas kasihan kepada Yoyakhin, raja Yehuda, dengan melepaskan dia dari penjara.”
Mazmur 30:11
Pemulihan sukacita
“Engkau telah mengubah ratapanku menjadi tarian, menanggalkan kain kabungku dan mengikat pinggangku dengan sukacita.”
Yesaya 61:1
Pelepasan tawanan
“Roh Tuhan ALLAH ada pada-Ku, sebab TUHAN telah mengurapi-Ku; Ia telah mengutus-Ku untuk membawa kabar baik kepada orang-orang miskin, dan untuk merawat orang-orang yang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 52:31
✕ Sering dikira
Menganggap belas kasihan ini adalah jaminan bahwa Allah sudah memulihkan Israel sepenuhnya.
✓ Yang sebenarnya
Ini hanya pemulihan bagi Yoyakhin secara pribadi, bukan pemulihan penuh bagi bangsa.
✕ Sering dikira
Mengira Ewil-Merodakh adalah orang Yahudi yang percaya kepada Allah.
✓ Yang sebenarnya
Ia raja Babel, dan tindakannya lebih bersifat politik daripada rohani.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 52:31
Kita sering merasa Tuhan melupakan kita saat menunggu jawaban doa. Ayat ini mengingatkan bahwa waktu Tuhan tidak pernah terlambat, dan pemulihan bisa datang di saat yang tak terduga. Tetaplah berharap kepada Tuhan di tengah penantian.
Tuhan, beri kami kesabaran untuk menantikan pemulihan-Mu, seperti Engkau memulihkan Yoyakhin setelah 37 tahun, Amin.