Perintah Maju ke Merataim

Yeremia 50:21

Hukuman Babel dan Pemulihan Israel

Majulah melawan negeri Merataim dan melawan penduduk Pekod. Bunuhlah dan hancurkan mereka seluruhnya,” firman TUHAN, “lakukan semuanya sesuai dengan yang Aku perintahkan kepadamu.

Yeremia 50:21 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 50:21?

Tuhan memerintahkan pasukan untuk menyerang negeri Merataim dan penduduk Pekod, simbol keangkuhan Babel. Mereka harus dibinasakan dengan tuntas. Ini adalah murka Tuhan atas kejahatan dan kesombongan Babel.

Latar belakang

Perintah Hukuman

Tuhan memerintahkan pasukan untuk maju melawan negeri Merataim dan penduduk Pekod, yaitu Babel, untuk membunuh dan menghancurkan mereka. Ini adalah eksekusi hukuman ilahi atas kesombongan dan kekejaman Babel.

Di mana

Yerusalem

Rumah Yeremia, saat menerima firman Tuhan

Kapan

~605 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penaklukan pertama Babel
Kejatuhan Yerusalem
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan

Allah Israel yang berdaulat atas semua bangsa

N

Kepada

Nabi Yeremia

Nabi yang melayani di Yehuda pada akhir abad ke-7 SM

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עָלָה

alah · majulah

naik, maju, memanjat

חָרַם

charam · bunuhlah

memusnahkan, mengkhususkan untuk dimusnahkan

חָרַב

charav · hancurkan

merusak, memusnahkan, membuat kekeringan

Kata alah (maju) menunjukkan tindakan dengan otoritas, sementara charam dan charav menunjukkan pemusnahan total yang dikhususkan untuk Tuhan. Ini bukan perang sembarangan, melainkan eksekusi keputusan ilahi.

Tahukah kamu

Nama simbolis

Merataim dan Pekod adalah nama-nama kode untuk Babel, mungkin merujuk pada wilayah-wilayahnya, menunjukkan bahwa Tuhan mengendalikan semua bangsa.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 50:21

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 50:21

✕  Sering dikira

Ada yang mengira ini perintah genosida yang kejam dari Tuhan.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah hukuman adil atas dosa Babel yang telah menindas umat Tuhan.

✕  Sering dikira

Beberapa orang mengira Tuhan memerintahkan pembunuhan orang-orang yang tidak bersalah.

✓  Yang sebenarnya

Babel adalah bangsa yang sombong dan kejam, dan hukuman ini adalah pembalasan yang setimpal.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 50:21

Ketika kita melihat ketidakadilan dan kejahatan di dunia, ingatlah bahwa Tuhan adalah hakim yang adil. Kita dipanggil untuk tidak membalas sendiri, tetapi percaya bahwa Tuhan akan menegakkan keadilan pada waktunya. Tugas kita adalah tetap setia dan taat.

Tuhan, ajarkan aku untuk percaya pada keadilan-Mu. Beriku kesabaran untuk menunggu tindakan-Mu dan kekuatan untuk tetap berbuat benar. Amin.