Takut akan Allah: Pasir sebagai Batas

Yeremia 5:22

Pencarian Satu Orang yang Adil

‘Tidakkah kamu takut kepada-Ku?’ firman TUHAN. ‘Tidakkah kamu gemetar di hadapan-Ku? Akulah yang menempatkan pasir menjadi batas laut, suatu rintangan kekal yang tidak dapat dilewatinya. Walaupun gelombang-gelombang mengempas, tetapi mereka tidak dapat menang; meskipun mereka menderu, tetapi mereka tidak dapat melampaui pasir itu.

Yeremia 5:22 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 5:22?

Tuhan menegaskan kuasa-Nya dengan menempatkan pasir sebagai batas laut. Laut tidak dapat melampaui batas itu. Oleh karena itu, manusia seharusnya takut dan gemetar di hadapan-Nya, tetapi bangsa ini tidak.

Latar belakang

Allah menantang Israel untuk takut kepada-Nya

Allah menegaskan bahwa Dia adalah Pencipta yang menetapkan pasir sebagai batas laut, sesuatu yang bahkan tidak dapat dilewati oleh ombak yang menderu. Namun, bangsa Israel tidak gentar atau gemetar di hadapan-Nya.

Di mana

Yerusalem

Di kota Yerusalem, mungkin di dekat Bait Suci

Kapan

~600 SM

Periode kerajaan Yehuda (akhir)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembaruan Yosia (622 SM)
Pembuangan ke Babel (586 SM)
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, berbicara melalui nabi

B

Kepada

Bangsa Israel

Umat pilihan yang telah memberontak terhadap Allah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָרֵא

yare · takut

merasa takut, hormat, atau kagum

חוּל

chul · gemetar

bergetar, gemetar karena takut atau kagum

חוֹל

chol · pasir

pasir, butiran halus di pantai atau gurun

Ketiga kata ini bersama-sama menyoroti bahwa respons yang benar kepada Allah adalah rasa takut dan kagum yang mendalam, yang seharusnya dimiliki Israel namun hilang—mereka tidak terkesan oleh kuasa Allah yang luar biasa.

Tahukah kamu

Pasir di pantai Laut Tengah?

Orang Israel akrab dengan Laut Tengah, tetapi konsep pasir sebagai batas mungkin juga merujuk pada garis pantai yang stabil, yang menunjukkan kuasa Allah atas alam.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 5:22

Mazmur 95:4-5

Kuasa Allah atas laut

Bagian-bagian bumi yang paling dalam ada di tangan-Nya, dan puncak gunung-gunung pun milik-Nya. Kepunyaan-Nyalah laut, Dialah yang membuatnya, dan daratan yang dibentuk oleh tangan-Nya.

Ayb 38:8-11

Pasir sebagai batas

Siapa yang menutup laut dengan pintu, ketika ia memancar keluar dari dalam rahim? ... Aku menaruh pasir sebagai batasnya.

Yes 57:15

Takut akan Allah

Sebab beginilah firman Yang Mahatinggi dan Yang Mahamulia, yang bersemayam untuk selamanya dan yang nama-Nya Kudus: 'Aku bersemayam di tempat tinggi dan di tempat kudus, tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati.'

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 5:22

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya berbicara tentang kekuatan alam, bukan tentang hubungan pribadi dengan Allah.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini menekankan bahwa kekaguman pada kuasa Allah seharusnya menuntun pada ketaatan dan rasa takut yang benar kepada-Nya.

✕  Sering dikira

Pasir sebagai batas laut berarti Allah membatasi laut secara fisik selamanya.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah bahasa puitis untuk menunjukkan ketetapan Allah atas ciptaan, tetapi tidak menafikan bahwa Allah dapat bertindak melebihi hukum alam.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 5:22

Ketika kita melihat keteraturan alam, ingatlah bahwa Tuhan berkuasa atas segala sesuatu. Merespons dengan hormat dan takut akan Tuhan adalah respons yang benar.

Ya Tuhan, aku kagum akan kuasa-Mu yang menakjubkan. Ajari aku untuk hidup dalam rasa hormat dan takut yang kudus kepada-Mu. Amin.