Harapan Terakhir di Tengah Murka
Yeremia 36:7
Gulungan yang Tak Terbakar
PerikopRaja Yoyakim Membakar Gulungan Surat Yeremia · Yeremia 36:1-32 →“Siapa tahu mereka akan mengajukan permohonan ke hadapan TUHAN, sehingga setiap orang akan berbalik dari jalannya yang jahat karena sangat besarlah kemarahan dan murka yang telah TUHAN nyatakan terhadap bangsa ini.””Yeremia 36:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Mungkin permohonan mereka sampai di hadapan TUHAN dan mereka masing- masing bertobat dari tingkah langkahnya yang jahat itu, sebab besar murka dan kehangatan amarah yang diancamkan TUHAN kepada bangsa ini."”Yeremia 36:7 · TB
Terjemahan Baru
“Barangkali karena itu mereka akan berdoa kepada TUHAN, dan bertobat dari perbuatan-perbuatan mereka yang jahat. TUHAN marah sekali kepada mereka dan mengancam mereka."”Yeremia 36:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“It may be they will present their supplication before the LORD, and will return every one from his evil way: for great is the anger and the fury that the LORD hath pronounced against this people.”Yeremia 36:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 36:7?
Ayat ini menunjukkan harapan bahwa bangsa Yehuda akan mendengar peringatan Tuhan dan berbalik dari kejahatan mereka, sehingga murka Tuhan dapat dihindari. Ini adalah ajakan untuk bertobat dan mengakui kesalahan, karena Tuhan masih memberi kesempatan sebelum hukuman dijatuhkan.
Latar belakang
Berharap Meski Murka Menyala
Yeremia memerintahkan Barukh untuk membacakan gulungan berisi firman Tuhan di hadapan semua orang pada hari puasa. Ia berharap mereka akan bertobat dari jalan jahat mereka, sehingga Tuhan mengampuni mereka dan murka-Nya dihindarkan.
Di mana
Yerusalem
Di tempat persembunyian, setelah pembacaan gulungan di Bait Allah
Kapan
~605 SM
Kerajaan Yehuda – Akhir (Menjelang Pembuangan)
Yang berbicara
Yeremia
Nabi yang sering ditolak, namun setia menyampaikan firman Tuhan, ~60 tahun.
Kepada
Barukh
Juru tulis dan sahabat setia Yeremia, ~30 tahun.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אוּלַי
ulay · mungkin
Kata yang mengungkapkan harapan atau kemungkinan, menunjukkan bahwa kesempatan untuk berbalik masih ada.
תְּחִנָּה
tekhinnah · permohonan
Doa atau permintaan belas kasihan, mengekspresikan kerendahan hati di hadapan Tuhan.
חֵמָה
khemah · murka
Kemarahan yang membara, sering dipakai untuk murka Tuhan yang adil terhadap dosa.
Kata 'mungkin' (ulay) menunjukkan bahwa Tuhan memberi ruang untuk pertobatan, sementara 'permohonan' dan 'murka' mengingatkan bahwa belas kasihan hanya datang jika umat merendahkan diri. Jadi, harapan dan murka berjalan beriringan; pintu pengampunan terbuka, tetapi harus direspon.
Tahukah kamu
Apa Itu Hari Puasa?
Hari puasa umum di Yehuda biasanya diadakan saat krisis nasional, seperti kekeringan atau ancaman musuh. Puasa ini dilakukan di Bait Allah, dan menjadi momen yang tepat untuk membacakan peringatan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 36:7
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 36:7
✕ Sering dikira
Ayat ini menunjukkan Tuhan ragu-ragu atau tidak pasti apakah akan mengampuni.
✓ Yang sebenarnya
Kata 'mungkin' justru menekankan kemurahan Tuhan: Ia menunggu respons manusia. Ini bukan keraguan, tapi undangan untuk bertobat.
✕ Sering dikira
Murka Tuhan adalah emosi yang tidak terkendali, tidak ada harapan bagi Yehuda.
✓ Yang sebenarnya
Murka-Nya selalu disertai kesabaran; tujuan murka adalah memulihkan, bukan membinasakan. Ayat ini membuka peluang keselamatan.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 36:7
Sebelum menghadapi konsekuensi, kita sering diberi kesempatan untuk berubah. Apakah kita memanfaatkan kesempatan itu untuk memperbaiki diri dan kembali kepada Tuhan?
Tuhan, mampukan aku untuk mendengar peringatan-Mu dan berbalik dari jalanku yang jahat, supaya aku boleh mengalami pengampunan-Mu. Amin.