Pembacaan oleh Barukh

Yeremia 36:15

Gulungan yang Dibakar dan Ditulis Ulang

PerikopRaja Yoyakim Membakar Gulungan Surat Yeremia · Yeremia 36:1-32 →
“Mereka berkata kepadanya, “Duduklah dan bacakan gulungan itu kepada kami.” Maka, Barukh membacakannya bagi mereka.”

Yeremia 36:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 36:15?

Para pejabat meminta Barukh untuk duduk dan membacakan gulungan itu kepada mereka. Barukh mematuhinya. Ini menunjukkan bahwa mereka menghormati firman Tuhan dan ingin mendengarnya secara langsung, sekaligus menunjukkan bahwa Barukh mau melayani mereka.

Latar belakang

Barukh Membacakan Gulungan

Para pejabat meminta Barukh duduk dan membacakan gulungan itu di hadapan mereka. Barukh pun membacakannya, sehingga mereka mendengar seluruh isi firman Tuhan.

Di mana

Yerusalem

Di istana raja, kamar jurutulis

Kapan

~604 SM

Perjanjian Lama, periode raja-raja Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Barukh datang membawa gulungan
Reaksi ketakutan para pejabat
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Para pejabat

pembesar kerajaan yang mendengar laporan Mikhaya

B

Kepada

Barukh

juru tulis dan sahabat Yeremia

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שֵׁב

shev · duduk

duduk, tinggal, atau berdiam

קְרָא

qera · bacakan

memanggil, membaca dengan suara keras

אָזַן

ozan · mendengar

mendengarkan dengan penuh perhatian

Ketiga kata ini menggambarkan bahwa mendengarkan firman Tuhan adalah tindakan yang melibatkan tubuh (duduk), suara (membaca), dan telinga yang aktif. Ini adalah respons yang serius terhadap firman.

Tahukah kamu

Posisi Duduk

Para pejabat meminta Barukh duduk, yang menunjukkan bahwa mereka memberinya tempat yang layak dan sikap hormat terhadap firman yang akan dibacakan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 36:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 36:15

✕  Sering dikira

Para pejabat tidak tertarik dan hanya mendengarkan setengah hati.

✓  Yang sebenarnya

Mereka meminta Barukh untuk duduk dan membaca, menunjukkan ketertarikan yang serius.

✕  Sering dikira

Barukh membacakan gulungan dengan suara pelan sehingga tidak jelas.

✓  Yang sebenarnya

Budaya membaca saat itu dilakukan dengan suara keras agar semua orang mendengar, meski tidak disebutkan.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 36:15

Ketika kita diberi kesempatan untuk mendengar firman Tuhan, baik melalui khotbah, pembacaan Alkitab, atau kesaksian, kita harus menyambutnya dengan sikap terbuka dan hormat. Demikian juga, kita harus bersedia membagikan firman itu kepada orang lain.

Tuhan, buka hatiku untuk menerima firman-Mu dengan rendah hati dan beri aku keberanian untuk membagikannya kepada orang lain. Amin.