Kota yang Akan Dibakar

Yeremia 34:22

Janji yang Diingkari dan Hukuman yang Pasti

Dengarlah, Aku akan memerintahkan,’ firman TUHAN, ‘dan akan membawa mereka kembali ke kota ini; mereka akan memeranginya dan merebutnya serta membakarnya dengan api, dan Aku akan membuat kota-kota Yehuda menjadi sunyi sepi tanpa penduduk.’”

Yeremia 34:22 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 34:22?

Tuhan akan memerintahkan pasukan Babel untuk kembali, merebut Yerusalem, membakarnya, dan membuat kota-kota Yehuda menjadi sunyi. Ini adalah hukuman atas pelanggaran perjanjian dan ketidaktaatan mereka.

Latar belakang

Hukuman yang Tidak Terelakkan

TUHAN berfirman bahwa Dia akan memerintahkan pasukan Babel yang mundur untuk kembali menyerang Yerusalem. Kota itu akan direbut, dibakar, dan kota-kota Yehuda akan menjadi sunyi sepi.

Di mana

Yerusalem

Dalam konteks pengepungan Babel · sekitar 588 SM

Kapan

~588 SM

Zaman Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengepungan sempat dihentikan
Yerusalem jatuh dan dibakar
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, setia pada perjanjian

Y

Kepada

Yeremia

Nabi yang menyampaikan firman TUHAN

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

לָחַם

lacham · memerangi

berperang melawan

לָכַד

lakad · merebutnya

menangkap, mengambil dengan paksa

שְׁמָמָה

shemamah · sunyi sepi

kehancuran total, tempat tandus

Ketiga kata ini menunjukkan kepastian hukuman: TUHAN sendiri yang memimpin pasukan untuk berperang, merebut kota, dan menjadikannya tandus. Ini adalah tindakan aktif Allah, bukan sekadar akibat alami.

Tahukah kamu

Strategi Pengepungan

Pasukan Babel sempat mundur karena bantuan tentara Mesir, namun mereka kembali dan akhirnya menghancurkan Yerusalem. Peristiwa ini tercatat dalam sejarah sebagai kehancuran Bait Suci pertama.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 34:22

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 34:22

✕  Sering dikira

Mengira Allah kejam karena menghancurkan umat-Nya sendiri.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah konsekuensi dari perjanjian yang dilanggar; Allah setia pada janji-Nya meski mendisiplinkan.

✕  Sering dikira

Menganggap semua terjadi di masa lalu tanpa relevansi sekarang.

✓  Yang sebenarnya

Kisah ini mengingatkan bahwa integritas perjanjian dan ketaatan penting bagi hubungan kita dengan Allah.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 34:22

Ketika kita meninggalkan Tuhan, kita bisa kehilangan banyak hal. Mari kita jaga hubungan kita dengan Tuhan dan taat pada Firman-Nya agar hidup kita tidak menjadi sunyi dan hancur.

Ya Allah, peliharalah hidupku dari kehancuran, dan tolonglah aku untuk selalu setia kepada-Mu. Amin.