Mengambil Kembali Hamba
Yeremia 34:16
Perjanjian yang Dikhianati
“Namun, kamu berbalik dan mencemarkan nama-Ku; kamu masing-masing mengambil kembali hamba laki-laki dan hamba perempuanmu, yang telah kamu bebaskan sesuai dengan keinginan mereka, dan kamu membawa mereka kepada penundukan untuk menjadi hambamu laki-laki dan hambamu perempuan.’”Yeremia 34:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi kamu telah berbalik pikiran dan telah menajiskan nama-Ku; kamu masing-masing telah mengambil kembali budaknya laki-laki dan budaknya perempuan, yang telah kamu lepaskan sebagai orang merdeka menurut keinginannya, dan telah menundukkan mereka, supaya mereka menjadi budakmu laki-laki dan budakmu perempuan lagi.”Yeremia 34:16 · TB
Terjemahan Baru
“Pejabat-pejabat pemerintah Yehuda dan Yerusalem bersama para pegawai istana, imam-imam dan semua pengawas tanahmu telah mensahkan perjanjian itu dengan menyembelih sapi, memotongnya menjadi dua, dan berjalan di antara kedua potongan itu. Tapi, kemudian kamu berubah pikiran dan menghina Aku. Budak-budak yang sudah kamu bebaskan sesuai dengan keinginan mereka, kamu ambil kembali dan paksakan untuk menjadi budak lagi. Karena itu, Aku, TUHAN, berkata bahwa kamu telah melanggar perintah-Ku, dan tidak mentaati syarat-syaratnya, sebab kamu tidak membebaskan sesamamu bangsa Israel. Nah, sekarang baiklah Aku memberikan kebebasan kepadamu: kebebasan untuk tewas dalam pertempuran atau oleh wabah penyakit atau oleh kelaparan. Aku akan memperlakukan kamu seperti kamu memperlakukan sapi yang kamu sembelih itu. Aku akan membuat segala bangsa di dunia merasa ngeri melihat apa yang Kulakukan terhadap kamu.”Yeremia 34:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“But ye turned and polluted my name, and caused every man his servant, and every man his handmaid, whom he had set at liberty at their pleasure, to return, and brought them into subjection, to be unto you for servants and for handmaids.”Yeremia 34:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 34:16?
Sayangnya, mereka mengingkari janji dan memaksa bekas budak kembali menjadi hamba, sehingga mencemarkan nama Tuhan. Tindakan ini menunjukkan keseriusan pelanggaran: mereka menghina kekudusan dan kesetiaan Tuhan.
Latar belakang
Mencemarkan Nama Tuhan
Orang Yehuda awalnya membebaskan hamba-hamba Ibrani sesuai perjanjian, tetapi kemudian mereka berubah pikiran dan memaksa kembali orang-orang yang telah bebas menjadi budak. Tindakan ini dinilai oleh Tuhan sebagai pencemaran nama-Nya, karena mereka mengingkari perjanjian yang dibuat di hadapan-Nya.
Di mana
Yerusalem
Konteks: saat kota dalam pengepungan, nabi menyampaikan firman
Kapan
~588 SM
Zaman Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, berfirman melalui nabi Yeremia
Kepada
Bangsa Yehuda
Para pejabat, imam, dan rakyat Yehuda yang melanggar perjanjian
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שׁוּב
shuv · berbalik
berpaling kembali, berubah pikiran
חָלַל
chalal · mencemarkan
menajiskan, melanggar kekudusan
כָּבַשׁ
kavash · menundukkan
memaksa, memperbudak kembali
Ketiga kata ini menunjukkan tindakan yang kontras: dari pembebasan (shuv) menjadi penajisan (chalal) dan penindasan (kavash). Pelanggaran ini bukan sekadar hukum, tetapi pengkhianatan terhadap hubungan perjanjian dengan Allah.
Tahukah kamu
Pencemaran nama
Dalam budaya Ibrani, nama bukan sekadar label, melainkan mewakili karakter dan kehormatan. Mengingkari perjanjian di hadapan Tuhan dianggap mencoreng nama Tuhan di hadapan bangsa-bangsa lain.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 34:16
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 34:16
✕ Sering dikira
Menganggap pelanggaran ini hanya soal budak, padahal lebih dalam.
✓ Yang sebenarnya
Ini pelanggaran terhadap perjanjian dengan Allah, bukan sekadar hukum sosial.
✕ Sering dikira
Merasa Tuhan marah karena nama-Nya dipermalukan secara kosmetik.
✓ Yang sebenarnya
Pencemaran nama terjadi karena tindakan mereka yang tidak setia dan menindas, bukan karena sekadar kata-kata.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 34:16
Ketika kita berdusta atau mengingkari janji, nama Tuhan yang kita sembah ikut ternoda. Hati-hatilah dengan komitmen Anda, terutama yang dibuat di hadapan Tuhan. Kejujuran adalah cerminan karakter Kristus.
Bapa, maafkan kami yang sering mencemarkan nama-Mu. Tolong kami untuk hidup jujur dan setia pada janji kami, Amin.