Kota yang Memicu Murka

Yeremia 32:31

Kota Terkepung, Harapan di Ladang

“Bagi-Ku, kota ini telah menjadi pemicu kemarahan-Ku dan murka-Ku sejak hari mereka membangunnya bahkan sampai hari ini sehingga Aku harus menyingkirkannya dari hadapan-Ku

Yeremia 32:31 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 32:31?

Ayat ini menunjukkan bahwa Yerusalem telah memicu murka Allah sejak dibangun sampai saat itu, karena orang-orang Israel dan Yehuda terus melakukan kejahatan di hadapan-Nya. Ini adalah pengakuan bahwa hukuman yang datang adalah akibat dari dosa yang berkepanjangan, bukan tindakan Allah yang sewenang-wenang.

Latar belakang

Murka atas Yerusalem

Tuhan menjelaskan bahwa kota Yerusalem telah menjadi pemicu murka-Nya sejak dibangun sampai hari itu. Semua kejahatan Israel dan Yehuda, dari raja hingga nabi, telah memancing kemarahan-Nya, sehingga Ia harus menyingkirkan kota itu dari hadapan-Nya.

Di mana

Yerusalem

Dalam penjara, menerima firman TUHAN

Kapan

~587 SM

Kejatuhan Yerusalem

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penyerahan kota
Pembuangan ke Babel
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, Yang Maha Kudus

Y

Kepada

Yeremia

Nabi yang dipenjara, ~60 tahun

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אף

af · murka

kemarahan, hidung (ungkapan kemarahan)

להכעיס

lehak'is · pemicu

membangkitkan kemarahan, memprovokasi

סור

sur · menyingkirkan

menyingkirkan, menjauhkan

Murka Tuhan bukan tanpa alasan; dosa manusia 'memprovokasi' kemarahan-Nya, dan akibatnya adalah 'penyingkiran' dari hadapan-Nya.

Tahukah kamu

Yerusalem 'dibangun'

Kata 'dibangun' di sini merujuk pada pendirian kota sebagai pusat pemerintahan, bukan hanya fondasi pertama. Ini menegaskan bahwa sejak awal, dosa telah meresapi kota tersebut.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 32:31

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 32:31

✕  Sering dikira

Tuhan mudah marah atau kejam.

✓  Yang sebenarnya

Murka-Nya adalah respons yang adil terhadap dosa yang terus-menerus dan tidak bertobat.

✕  Sering dikira

Yerusalem sebagai kota dipersalahkan, bukan penduduknya.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini menyebut penduduk Yerusalem sebagai pelaku kejahatan.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 32:31

Kita perlu mawas diri: adakah 'kota' atau kebiasaan dalam hidup kita yang terus memicu kemarahan Tuhan? Jangan menunda pertobatan, karena dosa yang dibiarkan akan menumpuk dan membawa konsekuensi.

Tuhan, ampunilah aku jika ada dosa yang kubiarkan bertahan; bersihkan hatiku dan jauhkan aku dari hal yang memicu murka-Mu. Amin.