Api Murka dan Berhala
Yeremia 32:29
Membeli Harapan di Tengah Pengepungan
PerikopYeremia Membeli Ladang · Yeremia 32:1-44 →“Orang-orang Kasdim yang memerangi kota ini akan datang dan menyalakan api di kota ini serta membakarnya bersama rumah-rumah yang di atas atapnya mereka mempersembahkan kemenyan kepada Baal, dan menuangkan persembahan curahan kepada ilah-ilah lain untuk memancing kemarahan-Ku.”Yeremia 32:29 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Orang-orang Kasdim yang memerangi kota ini akan datang membakarnya dan menghanguskannya serta dengan rumah-rumah yang di atas sotohnya orang membakar korban kepada Baal dan mempersembahkan korban curahan kepada allah lain untuk menimbulkan sakit hati-Ku.”Yeremia 32:29 · TB
Terjemahan Baru
“dan membakarnya sampai habis bersama-sama dengan rumah-rumah di mana orang menimbulkan kemarahan-Ku, karena di atas atap rumah-rumah itu mereka membakar dupa kepada Baal dan menuangkan anggur untuk persembahan bagi dewa-dewa.”Yeremia 32:29 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And the Chaldeans, that fight against this city, shall come and set fire on this city, and burn it with the houses, upon whose roofs they have offered incense unto Baal, and poured out drink offerings unto other gods, to provoke me to anger.”Yeremia 32:29 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 32:29?
Yeremia 32:29 menjelaskan bahwa orang Kasdim akan membakar kota dan rumah-rumah, termasuk tempat di mana orang Israel mempersembahkan kemenyan kepada Baal dan ilah lain, sehingga menyakiti hati Tuhan. Ini menunjukkan bahwa kehancuran adalah akibat dari penyembahan berhala yang memicu murka Allah.
Latar belakang
Kejahatan yang Memicu Murka
TUHAN menjelaskan alasan kehancuran: orang-orang mempersembahkan kemenyan kepada Baal di atap rumah dan menuang kurban cairan kepada ilah lain. Mereka memancing murka Allah dengan perbuatan mereka sendiri.
Di mana
Yerusalem
Di halaman penjara istana, saat kota dikepung
Kapan
~587 SM
Kerajaan Yehuda · Zaman Babel
Yang berbicara
TUHAN
Allah yang adil, murka terhadap penyembahan berhala
Kepada
Yeremia
Nabi yang dipenjara, setia meski ditolak
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וּשְׂרָפֻהוּ
usrefuhu · membakarnya
Membakar dengan api, menghanguskan
גַּגֹּתָיו
gaggotav · atap
Atap rumah, tempat yang tinggi dan terbuka
לְהַכְעִסֵנִי
lehak'iseni · memancing
Membangkitkan kemarahan, menantang murka
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa dosa dilakukan secara terang-terangan (di atap) dan memicu respons yang membara dari Allah. Murka Allah bukan ledakan emosi, tetapi respons adil terhadap provokasi yang disengaja.
Tahukah kamu
Atap Rumah: Tempat Penyembahan
Di Timur Dekat kuno, atap rumah yang datar sering dipakai untuk aktivitas keluarga, termasuk menyembah dewa-dewa. Mereka membakar dupa di sana untuk 'dewa-dewa langit' — praktik yang umum namun dilarang Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 32:29
2 Raja-raja 23:12
Atap sebagai tempat berhala
“Mezbah-mezbah yang di atas atap ruang atas Ahas, yang dibuat oleh raja-raja Yehuda, dan mezbah-mezbah yang dibuat Manasye di kedua pelataran rumah TUHAN, dirobohkan oleh raja...”
Yeremia 19:13
Kutukan serupa
“Rumah-rumah Yerusalem dan rumah-rumah raja-raja Yehuda akan menjadi najis seperti tempat Tofet, yaitu semua rumah yang di atas sotohnya mereka membakar korban kepada seluruh tentara langit dan mempersembahkan korban curahan kepada allah lain.”
Hakim-hakim 2:12
Pola dosa Israel
“Mereka meninggalkan TUHAN, Allah nenek moyang mereka, yang telah membawa mereka keluar dari tanah Mesir, lalu mengikuti allah lain, dari antara allah bangsa-bangsa di sekeliling mereka, dan sujud menyembah kepadanya, sehingga mereka menyakiti hati TUHAN.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 32:29
✕ Sering dikira
Allah itu pemarah dan mudah tersinggung, seperti dewa-dewa kafir.
✓ Yang sebenarnya
Murka Allah adalah respons yang benar terhadap kejahatan, bukan emosi yang tidak terkendali.
✕ Sering dikira
Kita boleh menyembah Allah di mana saja, termasuk atap rumah, asal tulus.
✓ Yang sebenarnya
Masalahnya bukan lokasi, tetapi objek penyembahan — mereka menyembah berhala, bukan Allah.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 32:29
Penyembahan berhala tidak selalu berupa patung, tetapi bisa juga hal-hal yang kita tempatkan di atas Tuhan, seperti uang, karier, atau hubungan. Jauhkan hal-hal itu dari hidup kita agar murka-Nya tidak menyala.
Tuhan, ampunilah aku jika aku telah menempatkan hal-hal lain di atas Engkau; bersihkan hatiku dari segala berhala. Amin.