Nasihat untuk Para Buangan
Yeremia 29:19
Surat untuk Para Buangan
PerikopSurat kepada Orang Buangan di Babel · Yeremia 29:1-23 →“karena mereka tidak mendengarkan firman-Ku,’ firman TUHAN, ‘yang Aku sampaikan kepada mereka berulang-ulang melalui hamba-hamba-Ku, para nabi, tetapi kamu tidak mendengarkan,’ firman TUHAN.”Yeremia 29:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“sebagai ganjaran bahwa mereka tidak mendengarkan perkataan-Ku, demikianlah firman TUHAN, yang telah Kusampaikan kepada mereka terus-menerus dengan perantaraan hamba-hamba-Ku, yakni para nabi; tetapi kamu tidak mendengarkannya, demikianlah firman TUHAN.”Yeremia 29:19 · TB
Terjemahan Baru
“Semua itu terjadi atas mereka, karena mereka tidak menuruti pesan-Ku yang terus-menerus Kusampaikan kepada mereka melalui para nabi hamba-hamba-Ku. Mereka tidak mau memperhatikan pesan-Ku itu.”Yeremia 29:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Because they have not hearkened to my words, saith the LORD, which I sent unto them by my servants the prophets, rising up early and sending them; but ye would not hear, saith the LORD.”Yeremia 29:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 29:19?
Ayat ini menjelaskan bahwa umat Israel di pembuangan tidak mendengarkan firman TUHAN yang disampaikan berulang kali melalui para nabi. Allah telah memperingatkan mereka, tetapi mereka menolak untuk mendengarkan, sehingga mengalami konsekuensi yang berat.
Latar belakang
Mengapa pembuangan terjadi
Tuhan menjelaskan bahwa Ia telah berbicara berulang kali melalui para nabi, tetapi umat tidak mau mendengarkan. Akibatnya, mereka mengalami pembuangan yang sedang berlangsung.
Di mana
Babel
Surat dibacakan di tengah komunitas buangan
Kapan
~597 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Tuhan
Allah Israel, berbicara melalui Yeremia
Kepada
Orang buangan di Babel
Yehuda yang dibuang ke Babel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁמַע
shama · mendengarkan
Mendengar dengan perhatian dan ketaatan, bukan sekadar mendengar bunyi.
דָּבָר
davar · firman
Perkataan atau pesan yang penuh kuasa, sering dipakai untuk firman Tuhan.
עֶבֶד
eved · hamba-hamba-Ku
Pelayan atau utusan yang dipercaya, di sini merujuk pada para nabi.
Ketiga kata ini menekankan bahwa krisis terjadi karena umat tidak mau shama (mendengarkan) davar (firman) yang disampaikan melalui eved (hamba-hamba) Tuhan. Ini menunjukkan bahwa hubungan dengan Tuhan dibangun melalui ketaatan mendengarkan.
Tahukah kamu
Nebukadnezar tidak disebut
Ayat ini tidak menyebut nama raja Babel, tetapi konteksnya jelas merujuk pada pembuangan yang dilakukan oleh Nebukadnezar. Ini menunjukkan bahwa di balik peristiwa sejarah, Tuhan yang berdaulat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 29:19
2 Raja-raja 17:13
Peringatan berulang
“TUHAN memperingatkan Israel dan Yehuda dengan perantaraan semua nabi dan para pelihat.”
Yeremia 7:25
Hamba-hambaKu
“Sejak nenek moyangmu keluar dari Mesir sampai hari ini, Aku mengutus semua hamba-Ku, para nabi, kepadamu.”
Zakharia 7:11
Tidak mau dengar
“Tetapi mereka menolak untuk memperhatikan, memalingkan bahu dengan keras.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 29:19
✕ Sering dikira
Mengira Tuhan marah tanpa alasan atau pembuangan itu tidak adil.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini menunjukkan pembuangan adalah konsekuensi dari ketidaktaatan yang berkepanjangan, bukan tindakan sewenang-wenang.
✕ Sering dikira
Menganggap semua nabi palsu, padahal Tuhan mengutus nabi-nabi-Nya dengan sabar.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini menegaskan bahwa Tuhan telah berulang kali mengirim nabi-nabi-Nya, tetapi umat menolak mendengar.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 29:19
Seringkali kita juga mengabaikan peringatan Tuhan yang disampaikan melalui firman-Nya atau orang-orang di sekitar kita. Mari belajar untuk rendah hati dan mau mendengarkan suara Tuhan, supaya kita terhindar dari kesalahan yang sama.
Tuhan, ajari aku untuk selalu mendengarkan firman-Mu dan tidak mengeraskan hati seperti bangsa Israel dahulu. Amin.