Surat untuk Para Buangan
Yeremia 29:1
Surat Yeremia untuk Para Buangan
“Inilah perkataan dalam surat yang dikirimkan Nabi Yeremia dari Yerusalem kepada tua-tua yang tersisa di antara orang-orang buangan, kepada imam-imam, nabi-nabi, dan semua orang yang telah dibawa Nebukadnezar ke pembuangan dari Yerusalem ke Babel.”Yeremia 29:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Beginilah bunyi surat yang dikirim oleh nabi Yeremia dari Yerusalem kepada tua-tua di antara orang buangan, kepada imam-imam, kepada nabi-nabi dan kepada seluruh rakyat yang telah diangkut ke dalam pembuangan oleh Nebukadnezar dari Yerusalem ke Babel.”Yeremia 29:1 · TB
Terjemahan Baru
“Aku menulis surat kepada imam-imam, nabi-nabi, pemimpin-pemimpin bangsa yang masih hidup, dan kepada semua orang lain yang telah diangkut dari Yerusalem ke Babel oleh Nebukadnezar.”Yeremia 29:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Now these are the words of the letter that Jeremiah the prophet sent from Jerusalem unto the residue of the elders which were carried away captives, and to the priests, and to the prophets, and to all the people whom Nebuchadnezzar had carried away captive from Jerusalem to Babylon;”Yeremia 29:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 29:1?
Yeremia menulis surat kepada para tua-tua, imam, nabi, dan semua orang yang dibuang ke Babel. Surat ini dikirim dari Yerusalem, menunjukkan bahwa Yeremia masih tinggal di Yehuda dan bertindak sebagai nabi bagi orang-orang buangan.
Latar belakang
Surat untuk Para Buangan di Babel
Yeremia menulis surat kepada orang-orang yang sudah dibuang ke Babel, termasuk para tua-tua, imam, dan nabi. Surat ini dikirim melalui utusan resmi dari raja Zedekia, untuk memberi petunjuk dari Tuhan tentang bagaimana mereka harus hidup di pembuangan.
Di mana
Yerusalem
Kota Yerusalem, sebelum surat dikirim
Kapan
~594 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Nabi Yeremia
Nabi yang melayani di Yerusalem, sering menentang arus, ~50 tahun.
Kepada
Para tua-tua, imam, nabi, dan orang buangan di Babel
Orang-orang Yehuda yang dibuang ke Babel, kehilangan rumah dan harapan.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
סֵפֶר
sefer · surat
Tulisan, dokumen, atau gulungan; bisa berarti surat resmi.
שָׁלַח
shalach · dikirimkan
Mengutus, menyuruh pergi, atau mengirim dengan tujuan tertentu.
גּוֹלָה
golah · pembuangan
Orang buangan, atau kelompok orang yang diasingkan.
Kata 'sefer' (surat) menunjukkan komunikasi resmi yang disengaja, 'shalach' (mengirim) menekankan inisiatif ilahi, dan 'golah' (pembuangan) mengingatkan bahwa ini adalah pengasingan yang diizinkan Tuhan—bukan kebetulan belaka.
Tahukah kamu
Surat fisik yang dikirim
Surat ini dikirim melalui Elasa dan Gemarya, yang mungkin adalah utusan diplomatik ke Babel, menunjukkan surat itu dianggap penting secara politik dan rohani.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 29:1
Yeremia 29:4
Kelanjutan langsung
“Beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel, kepada semua orang buangan yang telah Aku kirim ke pembuangan dari Yerusalem ke Babel.”
2 Raja-raja 24:14
Konteks pembuangan
“Ia membuang seluruh Yerusalem, semua pemimpin dan semua pahlawan yang gagah perkasa, serta semua tukang dan pandai besi; tidak ada yang tinggal kecuali orang-orang yang paling miskin.”
Mazmur 137:1
Pengalaman buangan
“Di tepi sungai-sungai Babel, di sanalah kita duduk dan menangis, mengingat Sion.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 29:1
✕ Sering dikira
Yeremia menulis surat ini setelah Yerusalem jatuh pada 586 SM.
✓ Yang sebenarnya
Surat ini ditulis sekitar 594 SM, setelah pembuangan kedua pada 597 SM, tetapi sebelum kehancuran Yerusalem.
✕ Sering dikira
Surat ini hanya untuk orang-orang buangan yang penting saja.
✓ Yang sebenarnya
Surat ini ditujukan kepada semua orang buangan, tidak hanya pemimpin—menunjukkan perhatian Tuhan kepada seluruh umat-Nya.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 29:1
Kita dapat menjadi alat Tuhan untuk menyampaikan pesan-Nya kepada orang lain, bahkan kepada mereka yang jauh atau dalam situasi sulit. Jangan ragu untuk berbagi pengharapan dan kebenaran.
Tuhan, jadikan aku saluran berkat bagi mereka yang membutuhkan dorongan, seperti Yeremia yang menulis surat untuk orang buangan. Amin.