Tantangan bagi nabi palsu

Yeremia 27:18

Tunduk pada kuk Babel

PerikopTUHAN Mengangkat Nebukadnezar Menjadi Pemerintah · Yeremia 27:1-22 →
“Jika mereka adalah nabi dan jika firman TUHAN ada pada mereka, biarlah mereka memohon kepada TUHAN semesta alam sehingga bejana-bejana yang tertinggal di rumah TUHAN, di istana Raja Yehuda, dan di Yerusalem tidak diangkut ke Babel.”

Yeremia 27:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 27:18?

Yeremia menantang para nabi palsu: jika mereka benar-benar nabi, biarkan mereka berdoa kepada TUHAN agar bejana-bejana yang tersisa tidak diangkut ke Babel. Ini menguji apakah nubuat mereka berasal dari Tuhan atau tidak. Doa yang sungguh-sungguh akan menunjukkan kehendak Tuhan.

Latar belakang

Ujian nabi sejati

Yeremia menantang para nabi palsu untuk benar-benar berdoa kepada TUHAN agar bejana-bejana yang tersisa tidak ikut dirampas. Ini menguji apakah mereka nabi sejati.

Di mana

Yerusalem

Di bait Allah atau pelataran istana

Kapan

~594 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Zedekia naik takhta
Penghancuran Bait Allah
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yeremia

Nabi yang setia, ~60 tahun, sering ditolak

P

Kepada

Para imam dan rakyat

Pemimpin agama dan orang Yehuda di Yerusalem

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נָבִיא

navi · nabi

jurubicara Allah yang diutus dan diberi otoritas

פָּגַע

paga · memohon

mendesak dengan doa, memohon dengan sungguh-sungguh

יָתַר

yatar · tersisa

tinggal, yang tidak ikut diangkut

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa nabi sejati harus memiliki hubungan intens dengan Tuhan, bukan sekadar klaim rohani. Doa yang efektif adalah tanda keintiman.

Tahukah kamu

Bejana yang tersisa

Bejana yang tersisa ini akhirnya juga dibawa ke Babel pada tahun 586 SM, saat kota Yerusalem dihancurkan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 27:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 27:18

✕  Sering dikira

Menganggap doa bisa mencegah malapetaka.

✓  Yang sebenarnya

Yeremia menantang nabi palsu, tetapi Tuhan telah memutuskan; doa tidak mengubah rencana-Nya jika sudah final.

✕  Sering dikira

Mengira Yeremia mengutuk para nabi itu.

✓  Yang sebenarnya

Dia justru menguji mereka; jika mereka sungguh nabi, doa mereka akan didengar.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 27:18

Doa adalah bukti ketergantungan kita pada Tuhan. Sebelum menyatakan sesuatu atas nama Tuhan, ujilah dengan doa. Jika kita benar-benar percaya bahwa Tuhan akan bertindak, kita akan berdoa dengan sungguh-sungguh, bukan hanya berkata-kata. Mari jadikan doa sebagai fondasi segala sesuatu.

Tuhan, ajarku untuk berdoa dengan tulus dan tekun, bukan hanya sebagai ritual, tetapi sebagai ungkapan iman yang nyata. Amin.