Mati di negeri buangan

Yeremia 22:12

Keadilan dan Kedaulatan Allah

tetapi dia akan mati di tempat mereka membawanya sebagai tawanan, di sanalah dia akan mati dan dia tidak akan melihat negeri ini lagi.”

Yeremia 22:12 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 22:12?

Salum akan mati di tempat pembuangan dan tidak akan melihat negerinya lagi. Ini menegaskan hukuman yang tidak bisa dihindari. Meskipun ia mungkin berharap kembali, Tuhan sudah menetapkan bahwa ia akan mati di sana.

Latar belakang

Akhir yang tragis di perantauan

Salum tidak akan kembali ke tanah kelahirannya, tetapi akan mati di Mesir, negeri asing, tanpa pernah melihat Yehuda lagi. Ini menjadi tanda nyata dari hukuman Allah.

Di mana

Mesir (tempat Salum ditawan)

Di tengah pembuangan, jauh dari Yerusalem

Kapan

~609 SM

Akhir Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Salum dibawa ke Mesir
Kematian Salum di pengasingan
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, yang berdaulat atas sejarah

R

Kepada

Rakyat Yehuda

Penduduk kerajaan yang sedang genting

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מָוֶת

mavet · mati

Kematian sebagai peristiwa akhir hidup

גָּלָה

galah · tawanan

Diangkut, diasingkan, atau dibawa ke pembuangan

רָאָה

ra'ah · melihat

Mengalami atau menyaksikan sesuatu secara langsung

Kematian, pembuangan, dan penglihatan digabungkan untuk menekankan bahwa Salum akan mati di pengasingan dan kehilangan negeri selamanya.

Tahukah kamu

Mesir adalah tempat pelarian

Mesir sering menjadi tempat berlindung bagi orang Yehuda, tetapi bagi Salum, itu menjadi tempat kematian yang tidak bisa dihindari.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 22:12

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 22:12

✕  Sering dikira

Mengira ayat ini hanya tentang nasib Salum, bukan pesan bagi semua.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini adalah peringatan bahwa ketidaksetiaan kepada Allah membawa kehancuran tanpa kepulangan.

✕  Sering dikira

Menganggap Yeremia berkata begini untuk memuaskan dendam, padahal ia menangis untuk rakyatnya.

✓  Yang sebenarnya

Yeremia adalah nabi yang berduka, tetapi ia harus menyampaikan firman Tuhan yang keras.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 22:12

Jangan menunda-nunda untuk bertobat atau berubah, karena kesempatan bisa hilang. Hari ini adalah waktu yang baik untuk memperbaiki hubungan dengan Tuhan dan sesama.

Tuhan, mampukan kami untuk bertobat sebelum terlambat, dan memanfaatkan setiap hari yang Kau beri. Amin.