Ratapan untuk yang pergi, bukan yang mati

Yeremia 22:10

Keadilan dan Kedaulatan Allah

Jangan menangis untuk orang mati, atau meratapinya, tetapi menangislah tersedu-sedu untuk orang yang pergi, karena dia tidak akan pernah kembali, atau melihat tanah airnya lagi.

Yeremia 22:10 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 22:10?

Ayat ini membandingkan kesedihan untuk raja yang mati (mungkin Yosia yang baik) dengan kesedihan untuk raja yang diasingkan (mungkin Salum). Yang pergi ke pembuangan tidak akan kembali, jadi menangis untuknya lebih penting daripada meratapi yang sudah meninggal.

Latar belakang

Air mata untuk mereka yang dibuang

Yeremia mengarahkan tangisan kepada orang yang pergi ke pembuangan, bukan kepada yang mati. Raja Salum (Yoyakhaz) dibawa ke Mesir, dan tidak akan kembali lagi.

Di mana

Yerusalem

Di dekat istana, di tengah ancaman Babel

Kapan

~609 SM

Akhir Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Raja Yosia wafat
Yoyakim mulai memerintah
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yeremia

Nabi yang setia, sering menangis

R

Kepada

Rakyat Yehuda

Penduduk kerajaan selatan yang sedang rapuh

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בָּכָה

bakhah · menangis

Meneteskan air mata atau meratap

הָלַךְ

halakh · pergi

Berjalan atau berpindah, di sini ke pembuangan

שׁוּב

shuv · kembali

Berbalik atau pulang ke tempat semula

Tangisan yang Yeremia minta bukan untuk kematian biasa, tetapi untuk kehilangan tanah air yang permanen — mereka yang 'pergi' tanpa 'kembali'.

Tahukah kamu

Yoyakhaz yang tak terlihat

Salum dalam ayat ini adalah raja Yehuda yang memerintah hanya 3 bulan sebelum dibuang ke Mesir oleh Firaun Neko.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 22:10

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 22:10

✕  Sering dikira

Mengira ayat ini melarang berduka untuk orang mati.

✓  Yang sebenarnya

Ini bukan larangan berkabung, melainkan prioritas: menangisi yang dibuang lebih penting daripada meratapi yang mati.

✕  Sering dikira

Menganggap 'orang yang pergi' adalah Yoyakim, padahal konteksnya Salum.

✓  Yang sebenarnya

Ayat 11 menjelaskan 'orang yang pergi' itu Salum, raja yang dibuang ke Mesir.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 22:10

Kita sering terlalu fokus pada hal-hal yang sudah berlalu, padahal ada hal-hal yang lebih penting untuk kita sesali atau perbaiki. Jangan sia-siakan kesempatan yang ada.

Tuhan, mampukan kami untuk fokus pada hal-hal yang benar-benar penting, bukan yang sia-sia. Amin.