Keluhan Yeremia di Tengah Penderitaan
Yeremia 20:7
Krisis dan Kepercayaan Yeremia
“Ya TUHAN, Engkau telah membujukku, dan aku terbujuk. Engkau lebih kuat daripada aku, dan aku telah kalah. Aku telah menjadi bahan ejekan sepanjang hari, Semua orang mengejek aku.”Yeremia 20:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Engkau telah membujuk aku, ya TUHAN, dan aku telah membiarkan diriku dibujuk; Engkau terlalu kuat bagiku dan Engkau menundukkan aku. Aku telah menjadi tertawaan sepanjang hari, semuanya mereka mengolok-olokkan aku.”Yeremia 20:7 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN, Engkau membujuk aku dan aku telah terbujuk. Engkau lebih kuat dari aku dan telah menundukkan aku. Aku diolok setiap orang, dihina dari pagi sampai petang.”Yeremia 20:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“O LORD, thou hast deceived me, and I was deceived: thou art stronger than I, and hast prevailed: I am in derision daily, every one mocketh me.”Yeremia 20:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 20:7?
Yeremia merasa Tuhan telah memikat atau memperdayanya, dan ia tidak mampu melawan panggilan itu. Ia menjadi bahan tertawaan sepanjang hari karena pesan yang ia sampaikan. Ini menunjukkan pergumulan batin seorang nabi yang setia meskipun menghadapi ejekan dan penderitaan.
Latar belakang
Yeremia Merasa Terpaksa Melayani
Yeremia mengeluh kepada Tuhan bahwa dia telah dibujuk atau dipaksa untuk menjadi nabi. Dia merasa bahwa Tuhan lebih kuat dan dia tidak dapat melawan panggilan itu, meskipun panggilan itu membawa penderitaan.
Di mana
Yerusalem
Kemungkinan di dekat Bait Allah atau di tempat pengasingan, setelah dilepaskan dari pasungan.
Kapan
~600 SM
Nabi-nabi terakhir
Yang berbicara
Yeremia
Nabi yang setia, sering mengalami penolakan dan penderitaan.
Kepada
Tuhan
Allah Israel, yang memanggil Yeremia.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
פָּתָה
patah · bujuk
membujuk atau merayu, sering berarti menipu daya
חָזַק
khazaq · lebih kuat
menjadi kuat, menguatkan, atau menguasai
יָכֹל
yakol · menang
mampu, dapat mengatasi, atau menang
Kata-kata ini menunjukkan bahwa Yeremia merasa ditipu dan dikalahkan oleh Tuhan, namun juga mengakui bahwa Tuhan berdaulat atas hidupnya.
Tahukah kamu
Ayat ini kadang disebut 'Pengakuan Yeremia'
Yeremia sering disebut 'nabi yang menangis', dan bagian ini menunjukkan pergumulannya yang jujur dengan Tuhan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 20:7
Yesaya 6:8
Panggilan nabi
“Lalu aku mendengar suara Tuhan: 'Siapakah yang akan Kuutus? Siapakah yang mau pergi untuk Kami?' Maka aku menjawab: 'Ini aku, utuslah aku!'”
1 Korintus 9:16
Paksaan melayani
“Karena jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri, sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil.”
Ayub 7:11
Keluhan jujur
“Oleh sebab itu aku tidak akan menahan mulutku, aku akan berbicara dalam kesesakan jiwaku, aku akan mengeluh dalam kepedihan hatiku.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 20:7
✕ Sering dikira
Yeremia menuduh Tuhan menipu dia dengan cara yang jahat.
✓ Yang sebenarnya
Kata 'bujuk' di sini berarti membujuk atau memikat, bukan menipu secara negatif. Yeremia merasa dipanggil dengan kuat, tetapi panggilan itu membawa penderitaan.
✕ Sering dikira
Yeremia menganggap Tuhan sebagai musuh yang kejam.
✓ Yang sebenarnya
Yeremia mengakui kuasa Tuhan dan merasa terjebak, tetapi pada ayat-ayat berikutnya dia tetap percaya kepada Tuhan.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 20:7
Kita mungkin merasa 'dipaksa' melakukan sesuatu yang sulit dalam hidup ini, seperti Yeremia. Saat mengalami hal itu, ingatlah bahwa panggilan Tuhan seringkali membawa tantangan, tetapi Ia juga memberi kekuatan untuk melewatinya.
Ya Tuhan, meskipun aku merasa lelah dan diejek karena menjadi milik-Mu, tetap peganglah aku dalam panggilan-Mu. Amin.