Peringatan di Tengah Kehausan
Yeremia 2:25
Akar Masalah: Meninggalkan Sumber Air Hidup
PerikopYehuda Tidak Setia · Yeremia 2:1-37 →“Jagalah kakimu dari tidak bersepatu, dan tenggorokanmu dari rasa haus. Akan tetapi, kamu berkata, ‘Tidak ada gunanya! Sebab, aku telah mengasihi orang-orang asing, dan aku akan pergi mengikuti mereka.’””Yeremia 2:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jagalah, supaya kakimu jangan tak bersepatu dan supaya rongkonganmu jangan haus! Tetapi engkau berkata: Percuma saja! Percuma! Sebab aku cinta kepada orang-orang asing, jadi aku mau mengikuti mereka.”Yeremia 2:25 · TB
Terjemahan Baru
“Israel, janganlah engkau berlari mengejar dewa-dewa, dan janganlah berteriak memanggil mereka, nanti kakimu cedera dan tenggorokanmu kering karena dahaga. 'Tidak, aku tak mungkin kembali,' kau berkata, 'sebab aku cinta kepada dewa-dewa, dan mau mengikuti mereka.'"”Yeremia 2:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Withhold thy foot from being unshod, and thy throat from thirst: but thou saidst, There is no hope: no; for I have loved strangers, and after them will I go.”Yeremia 2:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 2:25?
Ayat ini menunjukkan bahwa Yehuda menolak untuk kembali kepada Tuhan, memilih mengejar dewa-dewa asing meskipun akan sia-sia. Tuhan memperingatkan bahwa akibatnya mereka akan menderita, seperti kaki yang terluka karena tanpa alas dan tenggorokan yang kering karena haus.
Latar belakang
Tuhan mengingatkan Israel akan kebodohan mereka
Tuhan menggambarkan Israel seperti binatang liar yang tidak tahu lagi bahwa mereka haus secara rohani. Mereka menolak untuk kembali kepada Tuhan, sumber air hidup, dan malah mengejar dewa-dewa asing. Ayat ini mengajak mereka untuk berhenti dari pengejaran yang sia-sia.
Di mana
Yerusalem
Kota Yerusalem, sekitar tahun 600-an SM
Kapan
~600 SM
Zaman para nabi
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, berbicara melalui nabi
Kepada
Bangsa Israel
Umat pilihan yang sedang berdosa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רַגְלֵךְ
raglekh · kakimu
kakimu (tunggal perempuan, merujuk pada Israel sebagai perempuan)
גְּרוֹנֵךְ
geronekh · tenggorokanmu
tenggorokanmu, melambangkan kehausan dan kebutuhan akan air
נוֹאָשׁ
noash · tidak berguna
putus asa, tidak ada harapan
Kaki yang telanjang dan tenggorokan yang kering melambangkan kondisi bangsa yang sudah kehilangan kekuatan dan harapan, namun mereka berkata 'tidak berguna'—putus asa terhadap Tuhan. Ini menunjukkan sikap yang salah: mereka lebih memilih terus berjalan menuju kehancuran daripada kembali kepada Tuhan.
Tahukah kamu
Sandang dan haus
Di Israel kuno, kaki yang tidak bersepatu menandakan perjalanan yang sulit dan menjadi budak. Tuhan memakai gambaran ini untuk menunjukkan bahwa mereka rela menjadi hamba bagi berhala, kehilangan martabat dan kebebasan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 2:25
Yeremia 2:13
sumber air hidup
“Sebab umat-Ku telah melakukan dua kejahatan: mereka meninggalkan Aku, sumber air hidup, dan menggali kolam bagi mereka sendiri, kolam yang bocor, yang tidak dapat menampung air.”
Yohanes 4:14
air hidup
“Tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus selama-lamanya. Air yang Kuberikan kepadanya akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.”
Roma 1:21
menjadi sia-sia
“Sebab walaupun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya, pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 2:25
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya tentang masalah fisik, seperti tidak punya sepatu atau kekurangan air minum.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah metafora rohani: Israel kehilangan perlindungan Tuhan dan kepuasan rohani, tetapi mereka tetap bersikeras pada pilihan mereka sendiri.
✕ Sering dikira
Mengatakan 'tidak ada gunanya' dianggap sebagai sikap yang benar, karena memang tidak ada gunanya kembali kepada Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Ini justru merupakan pernyataan yang salah dari Israel; sebenarnya ada harapan jika mereka bertobat.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 2:25
Kita mungkin merasa bebas saat menjauh dari Tuhan, tapi sebenarnya kita berjalan menuju kehancuran. Jangan biarkan pilihan kita sendiri membuat kita haus secara rohani.
Tuhan, tolong aku untuk tidak mengejar hal-hal yang sia-sia, tetapi kembali kepada-Mu yang menjadi sumber kepuasan sejati. Amin.