Orang-orang beribadah
Yeremia 17:26
Ibadah yang menyenangkan
PerikopMemelihara Hari Sabat Tetap Kudus · Yeremia 17:19-27 →“Orang-orang akan datang dari kota-kota Yehuda dan daerah-daerah sekitar Yerusalem, dari tanah Benyamin, dari dataran rendah, dari gunung-gunung, dari tanah Negeb, dengan membawa kurban bakaran, persembahan, kurban biji-bijian, dan kemenyan, serta membawa persembahan syukur ke rumah TUHAN.”Yeremia 17:26 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Orang akan datang dari kota-kota Yehuda dan dari tempat-tempat sekitar Yerusalem, dari tanah Benyamin dan dari Daerah Bukit, dari pegunungan dan dari tanah Negeb, dengan membawa korban bakaran, korban sembelihan, korban sajian dan kemenyan, membawa korban syukur ke dalam rumah TUHAN.”Yeremia 17:26 · TB
Terjemahan Baru
“Orang-orang akan datang dari kota-kota Yehuda, dan dari desa-desa di sekitar Yerusalem; mereka akan datang dari wilayah Benyamin, dari daerah kaki bukit, dari daerah pegunungan, dan dari Yehuda bagian selatan. Mereka akan membawa ke Rumah-Ku binatang-binatang kurban, baik yang untuk dibakar maupun yang tidak, juga persembahan gandum dan kemenyan serta persembahan syukur.”Yeremia 17:26 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And they shall come from the cities of Judah, and from the places about Jerusalem, and from the land of Benjamin, and from the plain, and from the mountains, and from the south, bringing burnt offerings, and sacrifices, and meat offerings, and incense, and bringing sacrifices of praise, unto the house of the LORD.”Yeremia 17:26 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 17:26?
Ayat ini menggambarkan berkat yang mengalir ketika hari Sabat dihormati: orang-orang dari seluruh wilayah Yehuda, termasuk Benyamin, dataran rendah, pegunungan, dan Negeb, akan datang ke Yerusalem untuk membawa persembahan ke rumah Tuhan—kurban bakaran, persembahan sajian, kemenyan, dan syukur—sehingga ibadah di bait suci menjadi pusat kehidupan bangsa.
Latar belakang
Aliran ibadah dari segala penjuru
Jika mereka taat pada Sabat, maka orang-orang dari seluruh wilayah Yehuda dan sekitarnya akan berbondong-bondong datang ke Yerusalem untuk membawa persembahan ke rumah TUHAN. Ini menggambarkan pemulihan ibadah yang semarak dan berkat yang melimpah.
Di mana
Yerusalem
Di pintu gerbang kota, dalam konteks nubuat
Kapan
~600 SM
Periode kerajaan Yehuda (menjelang pembuangan)
Yang berbicara
TUHAN (YHWH)
Allah Israel, berbicara melalui Yeremia
Kepada
Orang Yehuda dan penduduk Yerusalem
Masyarakat yang akan diuji ketaatannya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בּוֹא
bo · datang
Masuk, tiba, datang ke suatu tempat.
נָשָׂא
nasa · membawa
Mengangkat, membawa, memikul.
תּוֹדָה
todah · syukur
Pujian, ucapan syukur, khususnya korban syukur.
Tindakan 'datang' dan 'membawa' menunjukkan inisiatif umat untuk mendekat kepada Allah, dan 'syukur' (todah) adalah inti dari ibadah yang benar. Ini bukan sekadar ritual kosong, tetapi respons hati yang penuh ucapan syukur.
Tahukah kamu
Jenis-jenis persembahan
Ayat ini menyebutkan kurban bakaran, persembahan, kurban biji-bijian, kemenyan, dan persembahan syukur. Ini mencerminkan berbagai ritual yang diatur dalam Imamat, menunjukkan ibadah yang lengkap.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 17:26
Yesaya 2:3
Aliran bangsa-bangsa
“Banyak suku bangsa akan pergi dan berkata, 'Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub.'”
Mazmur 100:4
Ibadah dengan syukur
“Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan ucapan syukur dan ke pelataran-Nya dengan puji-pujian.”
Maleakhi 1:11
Ibadah universal
“Sebab dari terbitnya matahari sampai terbenamnya, nama-Ku besar di antara bangsa-bangsa.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 17:26
✕ Sering dikira
Ayat ini mengajarkan bahwa ibadah yang ramai pasti berkat Allah.
✓ Yang sebenarnya
Konteksnya adalah ketaatan pada Sabat; tanpa ketaatan, ibadah tidak berarti.
✕ Sering dikira
Persembahan yang disebutkan wajib dibawa setiap hari.
✓ Yang sebenarnya
Ini gambaran datang untuk beribadah, bukan perintah harian.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 17:26
Ketika kita menghormati Tuhan dalam ketaatan, kita menjadi pusat berkat bagi orang lain dan membawa semangat ibadah dalam segala hal. Undanglah orang lain untuk mengalami kebaikan Tuhan.
Ya Tuhan, jadikan rumah-Mu pusat hidupku, dan biarlah aku membawa persembahan syukur kepada-Mu dengan sukacita. Amin.