Yeremia 15:9
“Perempuan yang telah melahirkan tujuh anak merana, dia sudah meregang nyawa. Mataharinya terbenam ketika hari masih siang. Ia telah dipermalukan dan dicela. Mereka yang masih tersisa akan Aku serahkan kepada pedang di hadapan musuh-musuh mereka,” firman TUHAN.”Yeremia 15:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka meranalah perempuan yang sudah tujuh kali melahirkan, nafasnya mengap-mengap, baginya matahari sudah terbenam selagi hari siang, ia menjadi malu dan tersipu-sipu. Sisa mereka akan Kuserahkan kepada Yeremia 15.10–15 77 pedang di depan musuh-musuh mereka, demikianlah firman TUHAN."”Yeremia 15:9 · TB
Terjemahan Baru
“Ibu yang kehilangan tujuh putra pingsan karena sesak napasnya. Hari hidupnya telah menjadi suram, ia merasa dihina dan dipermalukan. Musuh-musuhmu Kusuruh membunuh yang masih hidup di antara kamu. Aku, TUHAN, telah berbicara."”Yeremia 15:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“She that hath borne seven languisheth: she hath given up the ghost; her sun is gone down while it was yet day: she hath been ashamed and confounded: and the residue of them will I deliver to the sword before their enemies, saith the LORD.”Yeremia 15:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 15:9?
Perempuan yang memiliki tujuh anak (lambang keluarga besar) akan menjadi lemah dan putus asa. Hidupnya kehilangan pengharapan, ia malu dan tercela. Sisa-sisa rakyat akan diserahkan kepada pedang musuh. Ini menunjukkan kehancuran total yang akan menimpa Yehuda.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 15:9
Ayat ini mengingatkan bahwa tanpa Tuhan, bahkan yang paling kita banggakan bisa hilang. Jangan letakkan identitas dan keamanan kita pada anak, keluarga, atau hal lain selain Tuhan. Hanya di dalam Dia kita punya harapan sejati.
Ya Tuhan, ajari aku untuk bergantung hanya pada-Mu, bukan pada hal-hal duniawi. Amin.