Mezbah Baal di setiap sudut

Yeremia 11:13

Perjanjian yang dilanggar

Sebab, seperti banyaknya kota-kotamu, begitu pun banyaknya ilah-ilahmu, hai Yehuda; dan sebanyak jalan-jalan Yerusalem demikianlah banyaknya altar yang telah kamu bangun untuk kejijikan, altar-altar untuk membakar kemenyan bagi Baal.’

Yeremia 11:13 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 11:13?

Ayat ini mengecam penyembahan berhala yang merajalela di Yehuda. Seperti jumlah kota yang banyak, begitu juga jumlah ilah-ilah palsu; dan sebanyak jalan di Yerusalem, begitu banyak altar untuk Baal. Ini menunjukkan betapa mereka telah berpaling dari Allah dan menyembah dewa-dewa buatan sendiri.

Latar belakang

Kota penuh berhala

Tuhan menyindir bahwa Yehuda punya dewa sebanyak kota mereka, dan mezbah sebanyak jalan di Yerusalem. Semua untuk Baal, namun dewa-dewa itu tak akan menolong saat susah.

Di mana

Yerusalem

Dalam kaitannya dengan kota Yehuda

Kapan

~600 SM

Zaman Raja-raja (menjelang pembuangan)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yosia pembaharu gagal
Bait Allah hancur
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan

Allah Israel, setia tapi sakit hati

Y

Kepada

Yeremia

Nabi, kadang frustasi, tetap taat

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רֹב

rov · banyaknya

jumlah besar, kelimpahan

עָרֶיךָ

'arekha · kota-kotamu

kota-kotamu, pusat populasi

אֱלֹהֶיךָ

elohekha · ilah-ilahmu

tuhan-tuhanmu, ilah-ilah

Bahasa Ibrani menekankan kuantitas: banyaknya kota, banyaknya dewa. Ini sindiran sarkastis—semakin banyak dewa, semakin sedikit pertolongan.

Tahukah kamu

Baal si dewa hujan

Baal dianggap dewa kesuburan dan badai. Ironisnya, Tuhan yang mengirim hujan, bukan Baal.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 11:13

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 11:13

✕  Sering dikira

Ayat ini menyuruh kita menghitung jumlah dewa.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini mengejek banyaknya dewa palsu, bukan memerintahkan penghitungan.

✕  Sering dikira

Tuhan iri pada dewa lain karena kalah banyak.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan tidak iri; Dia menyindir kebodohan penyembahan berhala yang tak berguna.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 11:13

Renungkanlah: apakah ada 'ilah-ilah' dalam hidup kita? Bisa berupa harta, karier, atau bahkan hubungan yang kita prioritaskan di atas Allah. Mari periksa hati kita dan pastikan bahwa kita hanya menyembah Allah yang sejati.

Ya Tuhan, ampunilah aku jika selama ini aku telah memprioritaskan hal-hal lain di atas Engkau; murnikan hatiku agar hanya menyembah Engkau saja. Amin.