Dinding Perpisahan
Yehezkiel 43:8
Kemuliaan Tuhan Memenuhi Bait Suci
PerikopKemuliaan TUHAN di Dalam Bait Suci · Yehezkiel 43:1-12 →“dengan memasang ambang pintu mereka di samping ambang pintu-Ku dan tiang pintu mereka di dekat tiang pintu-Ku, dengan tembok saja di antara Aku dan mereka. Dan, mereka telah menajiskan nama-Ku yang kudus dengan kekejian-kekejian mereka yang telah mereka lakukan. Demikianlah, Aku telah membinasakan mereka dalam kemarahan-Ku.”Yehezkiel 43:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“juga tidak dengan meletakkan ambang pintu mereka dekat ambang pintu-Ku atau mendirikan tiang-tiang Yehezkiel 43.9–11 223 pintu mereka dekat tiang-tiang pintu- Ku, sehingga hanya dinding yang memisahkan Aku dari mereka. Mereka menajiskan nama-Ku yang kudus dengan perbuatan-perbuatan mereka yang keji, maka dari itu Aku menghabiskan mereka dalam amarah-Ku.”Yehezkiel 43:8 · TB
Terjemahan Baru
“Dahulu raja-raja mereka membuat ambang-ambang dan tiang-tiang pintu istana mereka di samping ambang-ambang dan tiang-tiang pintu Rumah-Ku, sehingga hanya ada sebuah dinding saja di antaranya. Mereka telah mencemarkan nama-Ku yang suci dengan perbuatan mereka yang menjijikkan. Sebab itu Kubinasakan mereka dalam kemarahan-Ku.”Yehezkiel 43:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“In their setting of their threshold by my thresholds, and their post by my posts, and the wall between me and them, they have even defiled my holy name by their abominations that they have committed: wherefore I have consumed them in mine anger.”Yehezkiel 43:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 43:8?
Orang Israel telah menajiskan nama Tuhan dengan menempatkan berhala-berhala mereka dan hal-hal najis dekat dengan Bait Suci, hanya dipisahkan oleh tembok tipis. Mereka memuja dewa-dewa lain dan melakukan kekejian, sehingga Tuhan murka dan membinasakan mereka karena hal itu.
Latar belakang
Menajiskan Nama-Nya dengan Kekejian
Allah menegur umat Israel karena mereka membangun ambang pintu dan tiang pintu di samping Bait Suci, seolah-olah menyamakan diri mereka dengan Allah. Hanya ada tembok tipis antara Allah dan mereka, dan mereka telah menajiskan nama-Nya dengan perbuatan kekejian, sehingga Allah harus membinasakan mereka dalam murka-Nya.
Di mana
Bait Suci (penglihatan), Yerusalem
Di pelataran dalam Bait Suci, dalam penglihatan
Kapan
~573 SM
Pembuangan Babel (nubuat Yehezkiel)
Yang berbicara
Suara dari Bait Suci
Firman Allah yang didengar Yehezkiel, kemungkinan malaikat atau Tuhan sendiri.
Kepada
Yehezkiel
Imam dan nabi Yahudi, berusia sekitar 50 tahun, di pengasingan Babel.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
סַף
saf · ambang pintu
ambang pintu, bagian bawah pintu, simbol tempat kudus
מְזוּזָה
mezuzah · tiang pintu
tiang pintu, tempat melekatkan ayat Taurat, melambangkan ketaatan
קִיר
qir · tembok
dinding, pembatas antara tempat kudus dan hal biasa
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa bangsa Israel terlalu dekat dengan kekudusan Allah, namun mereka memisahkan diri dengan tembok tipis; mereka tidak sepenuhnya menghormati batas yang Allah tetapkan.
Tahukah kamu
Tembok yang Sangat Tipis
Frasa 'tembok saja di antara Aku dan mereka' menunjukkan betapa dekatnya Israel dengan Bait Suci, namun mereka tetap hidup sesuka hati, memicu murka Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 43:8
Yehezkiel 23:30
Kekejian bangsa
“Aku akan melakukan itu kepadamu, sebab engkau berzinah dengan bangsa-bangsa dan menajiskan dirimu dengan berhala-berhala mereka.”
1 Korintus 3:16
Bait Allah dan kekudusan
“Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?”
2 Korintus 6:16
Allah tinggal di tengah
“Sebab kita adalah bait dari Allah yang hidup, seperti firman Allah: Aku akan diam bersama-sama dengan mereka dan hidup di tengah-tengah mereka.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 43:8
✕ Sering dikira
Mengira tembok yang dimaksud adalah tembok fisik biasa, bukan simbol.
✓ Yang sebenarnya
Tembok di sini adalah metafora jarak antara Allah dan umat karena dosa.
✕ Sering dikira
Menganggap Allah mudah marah dan terlalu keras menghukum.
✓ Yang sebenarnya
Murka Allah adalah respons terhadap kekejian yang menajiskan nama-Nya; Ia sabar tetapi adil.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 43:8
Seringkali kita mencoba 'menempelkan' hal-hal duniawi di dekat iman kita, berpikir itu tidak masalah. Tetapi Tuhan melihat hati kita; Dia tidak ingin berbagi tempat dengan dosa. Marilah kita periksa apakah ada 'ambang pintu' atau 'tiang' dalam hidup kita yang seharusnya hanya untuk Tuhan, tetapi kita beri tempat pada hal lain.
Ya Tuhan, bersihkan hati kami dari segala hal yang menajiskan nama-Mu, dan jadikan kami bait yang kudus bagi-Mu. Amin.