Mengingat Penglihatan

Yehezkiel 43:3

Kemuliaan TUHAN Memenuhi Bait Suci

Dan, seperti penglihatan yang kulihat, seperti penglihatan yang kulihat ketika datang untuk menghancurkan kota, dan penglihatan-penglihatan seperti penglihatan yang aku lihat di tepi Sungai Kebar; dan aku bersujud dengan muka ke tanah.

Yehezkiel 43:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yehezkiel 43:3?

Yehezkiel mengingat penglihatan yang sama seperti yang ia lihat di sungai Kebar, ketika Allah menghancurkan kota. Ia sujud dengan wajahnya ke tanah sebagai respons atas keagungan Allah. Ini menunjukkan bahwa penglihatan ini adalah wahyu yang sama tentang kemuliaan Allah.

Latar belakang

Yehezkiel merendahkan diri

Yehezkiel teringat penglihatan sebelumnya, ketika ia melihat kemuliaan Allah di tepi sungai Kebar. Ia juga ingat penglihatan tentang hukuman atas Yerusalem, sehingga ia sujud dengan wajah ke tanah.

Di mana

Yerusalem (dalam penglihatan)

Di pelataran Bait Suci, dekat gerbang timur

Kapan

~573 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penglihatan di sungai Kebar
Kemuliaan masuk Bait Suci
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yehezkiel

Imam dan nabi di pembuangan, ~50 tahun

P

Kepada

Pembaca

Umat Israel yang berada di pembuangan dan sesudahnya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מַרְאָה

mar'ah · penglihatan

penglihatan, penampakan

שָׁחַת

shachat · menghancurkan

merusak, membinasakan

עִיר

ir · kota

kota, tempat tinggal

Penglihatan yang sama, yang dulu menunjukkan kehancuran, kini menjadi tanda pemulihan. Kata 'menghancurkan' mengingatkan pada hukuman, tapi konteks sekarang adalah pemulihan.

Tahukah kamu

Sungai Kebar

Sungai Kebar adalah kanal di Babel, tempat Yehezkiel mendapat panggilan kenabiannya. Sungai ini menjadi saksi bagaimana Allah menampakkan diri kepada umat-Nya di pembuangan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 43:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yehezkiel 43:3

✕  Sering dikira

Mengira Yehezkiel takut karena melihat Allah lagi.

✓  Yang sebenarnya

Ia sujud sebagai respons hormat dan kagum akan kemuliaan Allah, bukan karena ketakutan semata.

✕  Sering dikira

Berpikir penglihatan tentang kehancuran kota itu bertentangan dengan yang sekarang.

✓  Yang sebenarnya

Penglihatan itu menunjukkan keadilan Allah, dan sekarang menunjukkan pemulihan.

Renungan

Renungan Singkat Yehezkiel 43:3

Saat kita menyadari betapa dahsyatnya Allah, respons yang wajar adalah kerendahan hati dan penyembahan. Mari kita belajar untuk sujud di hadapan-Nya, mengakui kebesaran-Nya, dan tunduk pada kehendak-Nya dalam segala hal.

Tuhan, ajariku untuk rendah hati dan sujud di hadapan-Mu, mengakui kekuasaan-Mu yang besar. Amin.