Dominasi yang Merugikan
Yehezkiel 34:18
Peringatan atas Keserakahan
“Tidak cukupkah bagimu untuk makan di padang rumput yang baik sehingga kamu harus menginjak-injak sisa padang rumputmu dengan kakimu? Atau bahwa ketika kamu minum air bersih, kamu harus mengeruhkan sisa air dengan kakimu?”Yehezkiel 34:18 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Apakah belum cukup bagimu bahwa kamu menghabiskan padang rumput yang terbaik? Mesti pulakah kamu injak-injak padang rumput yang lain-lain dengan kakimu? Belum cukup bahwa kamu minum air yang jernih? Mesti pulakah yang tinggal itu kamu keruhkan dengan kakimu? Yehezkiel 34.19–24 174”Yehezkiel 34:18 · TB
Terjemahan Baru
“Di antara kamu ada yang tidak puas hanya dengan menghabiskan rumput yang paling baik, tetapi juga menginjak-injak rumput yang tak mereka makan! Mereka minum air yang jernih lalu mengeruhkan air yang tak mereka minum!”Yehezkiel 34:18 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Seemeth it a small thing unto you to have eaten up the good pasture, but ye must tread down with your feet the residue of your pastures? and to have drunk of the deep waters, but ye must foul the residue with your feet?”Yehezkiel 34:18 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 34:18?
Tuhan menegur para pemimpin yang egois yang mengambil yang terbaik untuk diri mereka sendiri dan merusak sisanya. Ini adalah peringatan agar kita tidak serakah atau menyalahgunakan berkat Tuhan, melainkan berbagi dengan sesama.
Latar belakang
Merusak Sumber Makanan
Allah menegur domba-domba yang kuat karena setelah makan rumput yang baik, mereka menginjak-injak sisa rumput, dan setelah minum air jernih, mereka mengeruhkan air dengan kaki. Ini melukiskan para pemimpin atau kelompok yang serakah yang merusak sumber daya bagi yang lemah.
Di mana
Babilonia
Di pembuangan, dalam konteks penggembalaan
Kapan
~593 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Tuhan ALLAH
Allah yang menegur perilaku egois kawanan
Kepada
Kawanan yang kuat
Domba-domba yang gemuk dan sombong di antara umat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָמַס
ramas · menginjak-injak
menginjak, merusak, menindas
אָכַל
akal · makan
memakan, menghabiskan
כָּפַר
kafar · mengeruhkan
mengaduk, membuat keruh, mencemarkan
Kata 'menginjak-injak' dan 'mengeruhkan' menunjukkan tindakan perusakan yang disengaja. Ini mengingatkan bahwa keserakahan tidak hanya mengambil, tetapi juga merusak berkat bagi orang lain.
Tahukah kamu
Air Keruh di Timur Tengah
Di padang gurun, air sangat berharga. Mengotori air adalah tindakan yang sangat merugikan karena bisa membuat seluruh kawanan kekurangan air bersih, menunjukkan keegoisan yang ekstrem.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 34:18
Yesaya 5:8
Keserakahan pemimpin
“Celakalah mereka yang menyerobot rumah demi rumah dan mungut ladang demi ladang, sehingga tidak ada lagi tempat bagi orang lain.”
Mikha 2:2
Merampas hak
“Mereka mengingini ladang-ladang, lalu merampasnya; mereka mengingini rumah-rumah, lalu mengambilnya; mereka menindas orang dengan rumahnya, dan merampas warisannya.”
Matius 23:13
Menghalangi orang lain
“Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Sorga di depan orang. Sebab kamu sendiri tidak masuk dan kamu merintangi mereka yang berusaha masuk.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 34:18
✕ Sering dikira
Ini hanya tentang domba harfiah, bukan tentang manusia.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah metafora untuk para pemimpin atau kelompok yang egois yang merugikan orang lain.
✕ Sering dikira
Allah tidak peduli dengan masalah lingkungan atau sumber daya.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini menunjukkan kepedulian Allah terhadap keadilan dan perlakuan yang baik terhadap ciptaan dan sesama.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 34:18
Kita sering tergoda untuk mengambil lebih dari yang kita butuhkan dan meninggalkan yang rusak bagi orang lain. Tuhan memanggil kita untuk menjadi berkat, bukan menjadi serakah. Mari kita periksa sikap kita: apakah kita sudah berbagi dengan murah hati atau hanya memikirkan diri sendiri?
Tuhan, ubahlah hati kami agar tidak serakah, tetapi mau berbagi dan memperhatikan kebutuhan orang lain seperti Engkau memperhatikan kami. Amin.