Orang-Orang Perkasa yang Tak Bersunat
Yehezkiel 32:27
Pahlawan yang Jatuh dalam Kehinaan
“Mereka tidak berbaring bersama orang-orang kuat yang tak bersunat yang telah gugur, yang turun ke dunia orang mati beserta senjata-senjata perang mereka, yang pedangnya diletakkan di belakang kepala mereka, tetapi yang kesalahan-kesalahannya ada di atas tulang-tulang mereka walaupun kengerian orang-orang kuat ini ada di negeri orang-orang hidup.””Yehezkiel 32:27 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Mereka tidak dibaringkan bersama pahlawan-pahlawan yang mati rebah pada zaman dahulu, yang turun ke dunia orang mati bersama segala senjata perangnya dan yang pedang-pedangnya ditaruh orang di bawah kepalanya serta perisai-perisainya terletak di atas tulang- tulangnya; sebab ketakutan terhadap pahlawan-pahlawan itu meliputi dunia orang-orang hidup.”Yehezkiel 32:27 · TB
Terjemahan Baru
“Mereka tidak mendapat penguburan secara terhormat seperti pahlawan di zaman dahulu yang turun ke dunia orang mati dengan bersenjata lengkap. Pahlawan-pahlawan itu dikuburkan dengan pedang di bawah kepala dan perisai di atas dada. Waktu masih hidup, pahlawan-pahlawan sungguh perkasa sehingga membuat takut semua orang.”Yehezkiel 32:27 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And they shall not lie with the mighty that are fallen of the uncircumcised, which are gone down to hell with their weapons of war: and they have laid their swords under their heads, but their iniquities shall be upon their bones, though they were the terror of the mighty in the land of the living.”Yehezkiel 32:27 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 32:27?
Ayat ini membedakan antara orang-orang kuat yang tidak disunat yang terbaring dengan senjata perang mereka, tetapi kesalahan mereka tetap tertanggung, dan mereka tidak mendapat kehormatan seperti orang-orang yang setia. Meskipun mereka terkenal karena kengerian di dunia, mereka tidak luput dari hukuman.
Latar belakang
Pahlawan yang Jatuh
Ayat ini menggambarkan orang-orang kuat yang tak bersunat, yang gugur dan turun ke dunia orang mati dengan senjata perang. Mereka tidur dengan pedang di bawah kepala, tetapi kesalahan mereka tetap menimpa tulang-tulangnya. Ini menunjukkan bahwa kekuatan mereka tidak dapat menahan penghakiman, dan mereka menderita kehinaan.
Di mana
Tel Aviv, Babel
Di pemukiman buangan, dekat Sungai Kebar
Kapan
~585 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Yehezkiel
Imam dan nabi di pembuangan
Kepada
Orang-orang buangan Yehuda
Masyarakat Yehuda di pembuangan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עֲוֹן
avon · kesalahan
kesalahan, kejahatan, atau hukuman
עֶצֶם
etsem · tulang-tulang
tulang, kerangka
גִּבּוֹר
gibbor · perkasa
kuat, pahlawan, orang gagah perkasa
Kata 'avon' menunjukkan hukuman atas dosa, dan 'etsem' menegaskan dampaknya pada fisik. 'Gibbor' menjadi ironis: orang hebat ternyata tidak luput dari penghakiman. Semua ini menunjukkan bahwa kekuatan manusia tidak ada artinya di hadapan Allah.
Tahukah kamu
Kebiasaan Penguburan dengan Pedang
Praktik menguburkan pejuang dengan senjata mereka adalah umum di Timur Dekat kuno, seperti di makam-makam Ur. Ini menunjukkan status dan identitas mereka, tetapi di sini digunakan secara ironis untuk menunjukkan bahwa mereka tidak dapat memakai senjata lagi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 32:27
Mazmur 76:5
Pahlawan tidur mati
“Mereka yang berhati kuat menjadi jarahan, mereka tidur, dan tak seorang pun dari pahlawan dapat mengangkat tangan.”
Yesaya 14:10
Perkasa jadi lemah
“Engkau juga menjadi lemah seperti kami; engkau telah menjadi sama seperti kami.”
Yehezkiel 32:21
Perkasa di Sheol
“Orang-orang kuat di antara yang perkasa akan berbicara tentangnya dari tengah dunia orang mati.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 32:27
✕ Sering dikira
Menganggap kesalahan mereka menimpa tulang berarti hukuman setelah mati.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah gambaran bahwa hukuman mereka sudah pasti, dan kubur tidak menyembunyikan aib mereka.
✕ Sering dikira
Mengira bahwa senjata mereka menunjukkan kehormatan militer.
✓ Yang sebenarnya
Senjata justru menjadi simbol kekuatan yang gagal menyelamatkan mereka.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 32:27
Kita tidak boleh bangga dengan pencapaian duniawi jika kita melakukannya dengan cara yang tidak berkenan kepada Tuhan. Lebih baik hidup dengan integritas dan takut akan Allah daripada memiliki banyak prestasi tetapi kehilangan jiwa.
Tuhan, ingatkan kami bahwa apa yang berharga di dunia belum tentu berharga di hadapan-Mu. Tolong kami mengejar kekayaan surgawi. Amin.