Klaim Ilahi di Hadapan Pembunuh
Yehezkiel 28:9
Kejatuhan Raja Tirus
“Apakah kamu masih akan berkata, “Aku adalah allah” di hadapan orang yang membunuhmu -- meski kamu hanyalah seorang manusia, dan bukan Allah, di tangan orang-orang yang membunuhmu?”Yehezkiel 28:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Apakah engkau masih akan mengatakan di hadapan pembunuhmu: Aku adalah Allah!? Padahal terhadap kuasa penikammu engkau adalah manusia, bukanlah Allah.”Yehezkiel 28:9 · TB
Terjemahan Baru
“Nah, jika tiba saat itu, masih dapatkah engkau mengatakan bahwa engkau Allah? Di hadapan pembunuh-pembunuhmu, nyatalah bahwa engkau hanya manusia belaka.”Yehezkiel 28:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Wilt thou yet say before him that slayeth thee, I am God? but thou shalt be a man, and no God, in the hand of him that slayeth thee.”Yehezkiel 28:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 28:9?
Yehezkiel 28:9 mempertanyakan apakah raja Tirus masih berani mengaku sebagai allah ketika berhadapan dengan maut. Ini mengingatkan bahwa pada akhirnya semua manusia sama di hadapan Allah; kekuasaan dan kekayaan tidak membuat seseorang menjadi ilahi.
Latar belakang
Pertanyaan Retoris
Tuhan mengejek raja: apakah ia masih berani berkata 'aku adalah allah' di depan pembunuhnya? Dengan tegas dinyatakan bahwa ia hanyalah manusia, bukan Allah, di tangan orang-orang yang akan membunuhnya.
Di mana
Tirus
Di istana raja, di tepi laut
Kapan
~586 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Tuhan ALLAH
Allah Israel, berdaulat atas segala bangsa
Kepada
Raja Tirus
Penguasa kota pelabuhan yang kaya, angkuh
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אָמַר
amar · berkata
mengatakan, menyatakan
אֱלוֹהַּ
eloah · allah
dewa, ilah, Allah
אָדָם
adam · manusia
manusia, umat manusia
Kontras antara 'eloah' dan 'adam' menunjukkan klaim keilahian itu mustahil; manusia tetap manusia, rapuh dan fana.
Tahukah kamu
Klaim keilahian
Di zaman kuno, beberapa raja memang mengaku sebagai dewa, seperti Firaun Mesir, tetapi ini dianggap penghujatan oleh Israel.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 28:9
Yesaya 31:3
manusia bukan allah
“Orang Mesir adalah manusia, bukan allah; kuda-kuda mereka adalah makhluk lemah, bukan roh”
Yehezkiel 28:2
manusia bukan Allah
“kamu adalah manusia, dan bukan Allah”
Kisah Para Rasul 12:22-23
klaim ilahi dihukum
“rakyat berseru: Ini suara allah, bukan suara manusia! Dan seketika itu juga ia ditampar malaikat Tuhan”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 28:9
✕ Sering dikira
Ayat ini berarti tidak boleh menyebut diri 'allah' secara harfiah, tetapi bisa saja secara kiasan.
✓ Yang sebenarnya
Ini konteks klaim keilahian yang serius dan dihukum, bukan metafora biasa.
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya untuk raja Tirus, bukan untuk kita semua.
✓ Yang sebenarnya
Prinsip kesombongan dan pengakuan diri sebagai pusat juga berlaku bagi kita.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 28:9
Ketika menghadapi kegagalan atau ancaman, kita mungkin tergoda untuk menyangkal ketidakberdayaan kita. Namun, mengakui keterbatasan dan bergantung pada Tuhan justru membawa kedamaian sejati.
Tuhan, ampuni aku jika aku pernah bersikap sombong; ajar aku untuk rendah hati dan selalu mengakui bahwa Engkaulah Allah. Amin.