Kota yang Tenggelam dalam Samudra

Yehezkiel 26:19

Ratapan atas Kehancuran Tirus

Sebab, beginilah firman Tuhan ALLAH, “Ketika Aku menjadikanmu suatu kota yang sunyi, seperti kota-kota yang tidak dihuni, ketika Aku mendatangkan samudra ke atasmu, dan air yang besar itu meliputimu,

Yehezkiel 26:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yehezkiel 26:19?

Ayat ini menggambarkan hukuman Tuhan atas Tirus: kota itu akan menjadi sunyi seperti kota yang tidak berpenghuni, dan samudra serta air yang besar akan meliputinya. Ini adalah gambaran kehancuran total yang datang dari Tuhan, menunjukkan bahwa tidak ada yang dapat bertahan ketika Tuhan memutuskan untuk menghakimi.

Latar belakang

Samudra Raya Menenggelamkan Tirus

Tuhan menyatakan bahwa Tirus akan dihancurkan total, menjadi kota sunyi yang tidak berpenghuni. Seolah-olah samudra raya (tehom) akan meliputinya, seperti air bah yang menenggelamkan dunia pada zaman Nuh.

Di mana

Babilonia

Di pembuangan, Yehezkiel menyampaikan firman

Kapan

~586 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengepungan Yerusalem oleh Nebukadnezar
Kejatuhan Yerusalem ke tangan Babel
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan ALLAH

Allah Israel, yang berdaulat atas sejarah bangsa-bangsa

T

Kepada

Tirus

Kota pelabuhan Fenisia yang kaya, pusat perdagangan dunia

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

תְּהוֹם

tehom · samudra

air dalam, samudra purba, sering melambangkan kekacauan

חָרְבָה

chorbah · sunyi

reruntuhan kering, tempat yang ditinggalkan

כָּסָה

kasah · meliputimu

menutupi, menyembunyikan, menenggelamkan

Tehom mengingatkan pada kekacauan purba (Kej. 1:2), dan di sini Allah memakainya sebagai alat penghukuman. Kota yang tadinya makmur menjadi 'chorbah'—sunyi dan kering—meskipun dikelilingi air.

Tahukah kamu

Kota Nyata di Laut

Tirus historis memiliki bagian pulau yang terpisah dari daratan, sehingga gambaran 'samudra meliputi' sangat hidup bagi pendengarnya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 26:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yehezkiel 26:19

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya tentang kehancuran fisik Tirus oleh pasukan Babel.

✓  Yang sebenarnya

Selain itu, ini menggambarkan penghakiman ilahi yang bersifat kosmik, seperti air bah yang menenggelamkan dunia lama.

✕  Sering dikira

Samudra yang dimaksud adalah tsunami atau bencana alam.

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks, ini adalah metafora tentara Babel yang banyak seperti gelombang laut (lihat pasal 26:3).

Renungan

Renungan Singkat Yehezkiel 26:19

Ketika kita merasa aman dan kuat, ingatlah bahwa Tuhan dapat merendahkan siapa saja. Janganlah bergantung pada kekayaan atau kekuatan sendiri, tetapi dekatlah kepada Tuhan yang berdaulat atas segala sesuatu.

Tuhan, ajarilah aku untuk selalu rendah hati dan berlindung pada-Mu, bukan pada hal-hal duniawi yang dapat binasa. Amin.