Tangan TUHAN Terentang atas Amon
Yehezkiel 25:7
Hukuman atas Bangsa-Bangsa Tetangga
“karena itu, ketahuilah, Aku telah merentangkan tangan-Ku terhadap kamu, dan akan menyerahkanmu sebagai jarahan bagi bangsa-bangsa. Aku akan melenyapkanmu dari antara bangsa-bangsa dan membuatmu binasa dari negeri-negeri; Aku akan menghancurkanmu, dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN.’””Yehezkiel 25:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“oleh sebab itu, sungguh, Aku akan mengacungkan tangan-Ku melawan engkau dan menyerahkan engkau menjadi jarahan bagi suku-suku bangsa dan melenyapkan engkau dari tengah bangsa-bangsa dan membinasakan engkau dari negeri-negeri; Aku akan memusnahkan engkau. Dengan demikian engkau akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN."”Yehezkiel 25:7 · TB
Terjemahan Baru
“Oleh sebab itu kamu akan Kuserahkan kepada banyak bangsa yang akan merampok dan merampas segala milikmu. Kamu akan Kubinasakan begitu rupa, sehingga tidak lagi menjadi suatu bangsa dan tidak pula mempunyai negeri sendiri. Maka tahulah kamu bahwa Akulah TUHAN."”Yehezkiel 25:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Behold, therefore I will stretch out mine hand upon thee, and will deliver thee for a spoil to the heathen; and I will cut thee off from the people, and I will cause thee to perish out of the countries: I will destroy thee; and thou shalt know that I am the LORD.”Yehezkiel 25:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 25:7?
Allah akan menghukum orang Amon karena sikap dan perkataan mereka yang menghina Israel. Tuhan akan menyerahkan mereka sebagai jarahan dan melenyapkan mereka dari antara bangsa-bangsa, supaya mereka tahu bahwa Dialah TUHAN.
Latar belakang
Ancaman Penghancuran Total
Yehezkiel menyampaikan firman Allah bahwa karena sikap orang Amon yang mengejek Israel saat mereka dihancurkan, Allah akan menghukum mereka. Mereka akan dirampas dan dibinasakan, tidak lagi menjadi bangsa.
Di mana
Babilonia
Di tepi sungai Kebar, tempat para buangan Yehuda
Kapan
~593 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Tuhan ALLAH
Allah Israel, penguasa sejarah, setia pada perjanjian-Nya
Kepada
Orang-orang Amon
Tetangga timur Israel yang sering bermusuhan, keturunan Lot
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נָטָה יָדִי
natah yadi · merentangkan tangan-Ku
Memanjangkan tangan, sering sebagai tindakan kekuatan atau hukuman.
לְבַז
levaz · jarahan
Barang rampasan, sesuatu yang diambil sebagai hasil rampasan perang.
הִכְרַתִּי
hikharti · melenyapkan
Memotong, melenyapkan dari keberadaan, memusnahkan.
Ketiga kata ini menunjukkan keseriusan penghakiman: Allah merentangkan tangan-Nya untuk menjadikan Amon sebagai rampasan dan memotong mereka dari tengah bangsa-bangsa. Ini bukan sekadar peringatan, tetapi kepastian.
Tahukah kamu
Orang Timur adalah Babelonia?
Orang 'timur' yang disebut di ayat 4 dan 10 mungkin merujuk pada suku-suku gurun yang datang dari timur, seperti orang Kaldéa atau bangsa nomaden lain yang akan menjarah tanah Amon.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 25:7
Yesaya 2:4
Berlawanan: damai
“Mereka akan menempa pedang-pedangnya menjadi mata bajak, dan tombak-tombaknya menjadi pisau pemangkas.”
Yehezkiel 21:12
Tangan terentang
“Dan aku akan menghadapkan muka-Ku melawan mereka; mereka akan keluar dari api, tetapi api akan memakan mereka.”
Zefanya 2:9
Hukuman Amon
“Sebab itu, demi Aku yang hidup, demikianlah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel, Moab akan menjadi seperti Sodom, dan bani Amon seperti Gomora.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 25:7
✕ Sering dikira
Ayat ini mengajarkan bahwa Allah pendendam dan kejam.
✓ Yang sebenarnya
Allah adalah hakim yang adil; hukuman-Nya merupakan respons terhadap kekejaman dan kesombongan Amon yang menganiaya umat-Nya.
✕ Sering dikira
Hukuman ini hanya berlaku untuk zaman dulu, tidak relevan sekarang.
✓ Yang sebenarnya
Teks ini mengajarkan bahwa Allah memperhatikan keadilan dan akan membela umat-Nya, prinsip yang tetap berlaku.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 25:7
Saat kita bermusuhan dengan sesama, ingatlah bahwa Allah melihat hati dan tindakan kita. Daripada bertepuk tangan atas kejatuhan orang lain, mari kita introspeksi dan meminta kekuatan untuk mengasihi, karena Allah akan membela umat-Nya.
Ya Tuhan, jauhkan aku dari sikap sombong dan suka menghina orang lain; ajari aku untuk rendah hati dan mengasihi sesama. Amin.