Firman yang mengganggu

Yehezkiel 24:15

Kuali yang Berkarat dan Kematian Istri Yehezkiel

PerikopKematian Istri Yehezkiel · Yehezkiel 24:15-27 →
“Firman Tuhan datang kepadaku, kata-Nya,”

Yehezkiel 24:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yehezkiel 24:15?

Tuhan memberi tahu Yehezkiel bahwa istrinya akan segera mati. Ini adalah pukulan yang sangat berat, tetapi Tuhan menyampaikannya dengan jelas. Ayat ini menunjukkan bahwa Allah terkadang mengizinkan penderitaan dalam hidup kita, bahkan tanpa peringatan yang menghibur.

Latar belakang

Firman yang mendahului duka

Tuhan memberi tahu Yehezkiel bahwa istrinya akan mati, dan dia tidak boleh berkabung secara normal. Ini menjadi tanda bagi umat tentang kehancuran Yerusalem.

Di mana

Babilonia

Di rumah Yehezkiel

Kapan

~592 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengepungan Yerusalem
Kejatuhan Yerusalem
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan

Allah yang berkomunikasi

Y

Kepada

Yehezkiel

Nabi di pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

דָּבָר

dabar · firman

Perkataan atau peristiwa yang disampaikan

הָיָה

hayah · datang

Terjadi, menjadi

אֵלַי

elai · kepadaku

Kepada aku, menunjuk pribadi

Firman yang 'datang' bukan sekadar ide, tetapi peristiwa yang mengenai Yehezkiel secara pribadi; ini menunjukkan hubungan langsung antara Allah dan nabi-Nya.

Tahukah kamu

Istri Yehezkiel

Nama istrinya tidak disebutkan dalam Alkitab, tetapi kematiannya menjadi simbol hilangnya 'keinginan mata' bagi umat, yaitu Bait Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 24:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yehezkiel 24:15

✕  Sering dikira

Yehezkiel dipanggil untuk tidak merasakan duka.

✓  Yang sebenarnya

Dia dilarang mengekspresikan duka secara publik sebagai tanda, tetapi hatinya tetap merasakan.

✕  Sering dikira

Firman Tuhan selalu membawa kenyamanan.

✓  Yang sebenarnya

Firman bisa membawa peringatan dan duka, tetapi tetap berasal dari Allah yang setia.

Renungan

Renungan Singkat Yehezkiel 24:15

Ketika menghadapi kehilangan, kita mungkin bertanya 'mengapa'. Namun, ayat ini mengajarkan bahwa Allah tahu apa yang Dia lakukan. Dalam duka, kita bisa tetap percaya bahwa Dia menyertai kita, meski tidak selalu menjelaskan alasannya.

Tuhan, saat aku menghadapi kehilangan, peganglah tanganku dan beri aku kekuatan untuk tetap percaya pada rencana-Mu. Amin.