Hukuman atas kemesuman
Yehezkiel 23:49
Dua Perempuan yang Tidak Setia
PerikopOhola dan Oholiba · Yehezkiel 23:1-49 →“Dan, mereka akan membalaskan kemesumanmu ke atasmu, dan kamu akan menanggung hukuman atas dosa menyembah berhala-berhalamu, dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah Tuhan ALLAH.’””Yehezkiel 23:49 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Orang akan membalaskan kemesumanmu atasmu dan kamu harus menanggung dosa-dosamu lantaran kamu menyembah berhala- berhala. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah Tuhan ALLAH."”Yehezkiel 23:49 · TB
Terjemahan Baru
“Hai Ohola dan Oholiba, Aku akan menghukum kamu karena kamu berzinah dan menyembah berhala. Maka tahulah kamu bahwa Akulah TUHAN Yang Mahatinggi."”Yehezkiel 23:49 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And they shall recompense your lewdness upon you, and ye shall bear the sins of your idols: and ye shall know that I am the Lord GOD.”Yehezkiel 23:49 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 23:49?
Ayat ini menutup pasal dengan menyatakan bahwa TUHAN akan membalaskan perbuatan mesum Ohola dan Oholiba ke atas mereka, dan mereka akan menanggung hukuman karena dosa penyembahan berhala. Tujuannya adalah agar mereka dan semua orang tahu bahwa Akulah Tuhan ALLAH. Ini menegaskan bahwa Allah itu adil dan konsekuensi dosa pasti datang.
Latar belakang
Hukuman setimpal
Setelah menggambarkan Yerusalem sebagai istri yang tidak setia (alegori Ohola dan Oholiba), Tuhan menyatakan bahwa Ia akan menghentikan kemesuman di negeri itu. Semua perempuan akan mendapat peringatan dari hukuman ini, dan umat akan menanggung akibat dosa penyembahan berhala, sehingga mereka tahu bahwa Dialah Tuhan.
Di mana
Tel Aviv, Babel
Di rumah Yehezkiel di tepi sungai Kebar, sedang menerima firman TUHAN
Kapan
~593 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Tuhan ALLAH
Allah Israel yang kudus dan adil, berbicara melalui nabi-Nya
Kepada
Nabi Yehezkiel
Imam dan nabi buangan di Babel, ~30 tahun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
זִמָּתֵךְ
zimmatek · kemesumanmu
Rencana atau perilaku cabul, sering bermakna kefasikan yang disengaja.
מִשְׁפָּט
mishpat · hukuman
Penghakiman, keadilan, atau keputusan hukum.
גִּלּוּלִים
gillulim · berhala-berhalamu
Berhala, secara harfiah 'kotoran' atau 'tunggul', digunakan sebagai istilah ejekan untuk dewa-dewa palsu.
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa perzinahan rohani (penyembahan berhala) bukanlah kesalahan kecil, tetapi pelanggaran serius yang menuntut hukuman adil. 'Kemesuman' mengacu pada rencana bejat, 'hukuman' menegaskan keadilan Allah, dan 'berhala' dianggap menjijikkan.
Tahukah kamu
Kiasan pernikahan
Dalam Perjanjian Lama, perjanjian Allah dengan umat-Nya sering digambarkan sebagai ikatan pernikahan. Di sini, Yerusalem digambarkan sebagai istri yang tidak setia, tetapi Allah tetap setia untuk melakukan keadilan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 23:49
Yeremia 3:8
Perzinahan rohani
“Aku telah memberi surat cerai kepada Israel yang murtad, dan menyuruh dia pergi, tetapi Yehuda tidak takut.”
Hosea 2:2
Metafora pernikahan
“Ayahilah perkaramu, biarlah ibumu berperkara, karena ia bukan isteri-Ku, dan Aku ini bukan suaminya.”
Wahyu 18:5
Dosa menjalar
“Sebab dosa-dosanya telah bertimbun sampai ke langit, dan Allah telah mengingat kesalahan-kesalahannya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 23:49
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya untuk bangsa Israel kuno, tidak relevan bagi kita hari ini.
✓ Yang sebenarnya
Prinsip dosa dan konsekuensinya bersifat universal; Allah tetap kudus dan menuntut kesetiaan dari umat-Nya.
✕ Sering dikira
Hukuman Allah tampak kejam dan tidak adil.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah konsekuensi yang wajar dari pelanggaran perjanjian, dan Allah sendiri yang menyediakan jalan pemulihan melalui Mesias.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 23:49
Kita mungkin berpikir dosa tersembunyi tidak akan ketahuan, tetapi Tuhan melihat segalanya dan akan meminta pertanggungjawaban. Daripada menutupi dosa, lebih baik mengakui dan berbalik dari padanya, karena pengenalan akan Tuhan datang melalui keadilan dan kasih-Nya.
Tuhan, sadarkanlah aku akan akibat dosa dan berikan aku hati yang bertobat, supaya aku hidup dalam ketaatan dan mengenal Engkau dengan benar. Amin.