Firman Tuhan kepada Yehezkiel
Yehezkiel 23:1
Dua Saudari yang Tidak Setia
PerikopOhola dan Oholiba · Yehezkiel 23:1-49 →“Firman TUHAN datang kepadaku, kata-Nya,”Yehezkiel 23:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Datanglah firman TUHAN kepadaku:”Yehezkiel 23:1 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN berbicara kepadaku, kata-Nya,”Yehezkiel 23:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“The word of the LORD came again unto me, saying,”Yehezkiel 23:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 23:1?
Ayat ini memperkenalkan pasal 23 sebagai firman Tuhan yang datang kepada nabi Yehezkiel. Ini menegaskan bahwa pesan yang akan disampaikan berasal dari Tuhan sendiri, bukan dari pemikiran manusia. Ini menunjukkan otoritas ilahi di balik peringatan yang akan diberikan.
Latar belakang
Tuhan berbicara lagi
Yehezkiel menerima firman TUHAN, menandakan awal dari sebuah perumpamaan panjang. Ayat ini membuka pasal dengan perintah untuk memperhatikan pesan yang akan diberikan.
Di mana
Babel (Tel Aviv, dekat Sungai Kebar)
Di pembuangan, dekat Sungai Kebar
Kapan
~593 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Penulis/Redaktur
Narator yang mencatat firman Tuhan kepada Yehezkiel
Kepada
Pembaca
Orang-orang yang membaca kitab Yehezkiel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
דָּבָר
davar · Firman
Perkataan, pesan, atau hal yang disampaikan
יְהוָה
YHWH · TUHAN
Nama pribadi Allah Israel, sering diterjemahkan 'TUHAN'
הָיָה
hayah · datang
Terjadi, menjadi, atau tiba
Kombinasi 'davar' (firman) dan 'hayah' (datang) menunjukkan bahwa firman Tuhan bukan sekadar informasi, melainkan peristiwa yang terjadi dan membawa kuasa.
Tahukah kamu
Frasa yang sering dipakai
Frasa 'Firman TUHAN datang kepadaku' muncul sekitar 50 kali dalam kitab Yehezkiel, menunjukkan bahwa Yehezkiel adalah nabi yang sangat menekankan otoritas firman Tuhan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 23:1
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 23:1
✕ Sering dikira
Firman datang hanya secara mental atau perasaan subjektif.
✓ Yang sebenarnya
Dalam Alkitab, firman Tuhan sering datang melalui visi, pendengaran, atau pengalaman nyata, dan dianggap sebagai komunikasi yang objektif.
✕ Sering dikira
Yehezkiel adalah penulis utama yang menciptakan pesan ini sendiri.
✓ Yang sebenarnya
Walaupun Yehezkiel menuliskan kitabnya, ia menegaskan bahwa pesan itu berasal dari Tuhan, bukan hasil imajinasinya.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 23:1
Saat membaca Alkitab, ingatlah bahwa ini bukan sekadar kata-kata manusia, melainkan firman Allah. Biarkan kebenaran ini memengaruhi cara kita memperlakukan dan menaati firman-Nya.
Tuhan, bukalah hatiku untuk menerima firman-Mu sebagai otoritas tertinggi dalam hidupku. Amin.