TUHAN menolak permintaan
Yehezkiel 20:3
Sejarah Pemberontakan Israel dan Janji Pemulihan
““Anak manusia, bicaralah kepada tua-tua Israel dan katakan kepada mereka: Beginilah perkataan Tuhan ALLAH, ‘Apakah kamu datang untuk meminta nasihat dari-Ku? Demi Aku yang hidup, Aku tidak akan dimintai nasihat olehmu.’” firman Tuhan ALLAH.”Yehezkiel 20:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Hai anak manusia, berbicaralah kepada tua-tua Israel dan katakanlah kepada mereka: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Apakah kamu datang Yehezkiel 20.4–7 88 untuk meminta petunjuk dari pada-Ku? Demi Aku yang hidup, Aku tidak mau kamu meminta petunjuk dari pada-Ku, demikianlah firman Tuhan ALLAH.”Yehezkiel 20:3 · TB
Terjemahan Baru
“"Hai manusia fana, bicaralah kepada pemimpin-pemimpin itu dan katakan bahwa Aku, TUHAN Yang Mahatinggi berkata begini, 'Berani sekali kamu minta petunjuk daripada-Ku! Demi Aku, Allah yang hidup, Aku tak sudi dimintai petunjuk olehmu! Aku, TUHAN Yang Mahatinggi telah berbicara.'”Yehezkiel 20:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Son of man, speak unto the elders of Israel, and say unto them, Thus saith the Lord GOD; Are ye come to enquire of me? As I live, saith the Lord GOD, I will not be enquired of by you.”Yehezkiel 20:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 20:3?
Yehezkiel 20:3 menyampaikan pesan Tuhan kepada tua-tua Israel: 'Apakah kamu datang untuk meminta petunjuk dari-Ku? Demi Aku yang hidup, Aku tidak akan membiarkan diri-Ku dimintai petunjuk olehmu.' Tuhan menolak memberi petunjuk karena mereka telah memberontak dan tidak tulus.
Latar belakang
TUHAN menolak dimintai nasihat
TUHAN menyuruh Yehezkiel menyampaikan bahwa Dia tidak akan membiarkan diri-Nya dimintai nasihat oleh para tua-tua itu. Ini adalah penolakan yang keras karena dosa mereka, dan TUHAN bersumpah demi hidup-Nya sendiri.
Di mana
Babilonia
Di rumah Yehezkiel, tempat para tua-tua duduk di depannya.
Kapan
~591 SM
Pembuangan Babilonia
Yang berbicara
TUHAN (YHWH)
Allah Israel yang kudus, setia pada perjanjian-Nya.
Kepada
Para tua-tua Israel
Pemimpin-pemimpin komunitas Yehuda di pembuangan, mewakili umat.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חַי
chai · hidup
hidup; menunjuk pada Allah yang hidup sebagai sumber kehidupan.
דָּרַשׁ
darash · dimintai nasihat
mencari, menanyakan; di sini berarti meminta jawaban dari Allah.
לֹא
lo · tidak
partikel negatif; menyangkal dengan tegas.
Kata 'chai' menegaskan bahwa Allah adalah pribadi yang hidup dan berdaulat. 'Darash' menunjukkan tindakan meminta petunjuk, tetapi 'lo' dengan tegas menolaknya. Ini mengajarkan bahwa Allah tidak bisa dipermainkan; dosa menghalangi hubungan.
Tahukah kamu
Sumpah demi diri-Nya sendiri
Ungkapan 'Demi Aku yang hidup' adalah bentuk sumpah yang hanya dipakai oleh Allah. Ini menekankan kesungguhan dan kekudusan-Nya, serta ketidakmungkinan untuk diabaikan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 20:3
Yehezkiel 14:3
Alasan penolakan
“Anak manusia, orang-orang ini telah menempatkan berhala-berhala mereka dalam hati.”
Yesaya 1:15
Doa yang ditolak
“Ketika kamu menadahkan tanganmu, Aku akan menutup mata-Ku terhadapmu.”
Mazmur 66:18
Syarat didengar
“Jika aku memandang kejahatan dalam hatiku, Tuhan tidak akan mendengarkan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 20:3
✕ Sering dikira
Menganggap TUHAN tidak mau berkomunikasi sama sekali dengan umat-Nya.
✓ Yang sebenarnya
Penolakan ini khusus untuk para tua-tua yang tidak bertobat; TUHAN masih berfirman melalui Yehezkiel kepada umat.
✕ Sering dikira
Menganggap 'Aku tidak akan dimintai nasihat' berarti Allah tidak bisa diminta pertolongan.
✓ Yang sebenarnya
Ini bukan berarti Allah tidak mau mendengar doa orang yang sungguh-sungguh, tetapi mereka yang datang dengan kemunafikan dan tanpa pertobatan.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 20:3
Ada saatnya Tuhan tidak menjawab doa kita karena hati kita tidak benar. Penting untuk memeriksa diri: apakah ada dosa yang tidak diakui atau sikap yang salah terhadap Tuhan? Pertobatan adalah kunci untuk membuka pintu komunikasi dengan Tuhan.
Ya Tuhan, ampunilah ketidaktulusanku. Aku mau bertobat dan kembali kepada-Mu dengan segenap hati, supaya aku dapat menerima petunjuk-Mu. Amin.