Tuhan menyingkapkan berhala dalam hati
Yehezkiel 14:3
Bahaya berhala dalam hati
““Anak manusia, orang-orang ini telah menjunjung berhala-berhala mereka di dalam hati mereka, dan telah meletakkan batu sandungan kejahatan mereka di hadapan wajah mereka. Apakah Aku akan membiarkan mereka meminta petunjuk dari-Ku?”Yehezkiel 14:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Hai anak manusia, orang-orang ini menjunjung berhala-berhala mereka dalam hatinya dan menempatkan di hadapan mereka batu sandungan, yang menjatuhkan mereka ke dalam kesalahan. Apakah Aku mau mereka meminta petunjuk dari pada-Ku?”Yehezkiel 14:3 · TB
Terjemahan Baru
“"Hai manusia fana, orang-orang ini telah mempercayakan dirinya kepada berhala sehingga mereka terjerumus ke dalam dosa. Masakan Aku mau ditanyai oleh mereka?”Yehezkiel 14:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Son of man, these men have set up their idols in their heart, and put the stumblingblock of their iniquity before their face: should I be enquired of at all by them?”Yehezkiel 14:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 14:3?
Ayat ini menegaskan bahwa orang-orang Israel menjunjung berhala dalam hati dan meletakkan batu sandungan kejahatan di hadapan mereka. Ini adalah gambaran dosa yang disimpan dalam hati dan menjadi penghalang relasi dengan Tuhan. Pertanyaan retoris Tuhan menegaskan bahwa tidak mungkin Dia mengabulkan permintaan orang yang hatinya penuh berhala.
Latar belakang
Berhala di dalam hati
Tuhan menyebut para tua-tua sebagai orang yang menjunjung berhala dalam hati dan meletakkan batu sandungan di hadapan wajah mereka. Metafora ini menunjukkan bahwa berhala bukan hanya patung fisik, tetapi juga komitmen batin yang bertentangan dengan Allah. Tuhan menegaskan bahwa Ia tidak akan membiarkan mereka meminta petunjuk karena hati mereka tidak tulus.
Di mana
Tel Abib, Babel
Tempat yang sama, dalam konteks dialog dengan para tua-tua
Kapan
~592 SM
Pembuangan ke Babel
Yang berbicara
Tuhan (TUHAN)
Allah yang maha tahu, melihat isi hati manusia
Kepada
Yehezkiel
Nabi yang dipanggil untuk menyampaikan penghukuman dan harapan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נָשָׂא
nasa · menjunjung
Mengangkat, membawa, atau menjunjung tinggi di dalam pikiran atau hati
גִּלּוּלִים
gillulim · berhala-berhala
Patung-patung atau berhala, sering dipakai dengan konotasi negatif sebagai kekejian
לֵב
lev · hati
Organ batin yang meliputi pikiran, kehendak, dan emosi
Menjunjung berhala dalam hati berarti memberi tempat utama kepada sesuatu selain Tuhan. Kata 'gillulim' sering dipakai untuk menyebut berhala sebagai sesuatu yang menjijikkan, tetapi orang bisa menyimpannya dengan lembut.
Tahukah kamu
Batu sandungan di hadapan wajah
Frasa ini unik: 'batu sandungan' biasanya di jalan, tetapi di sini diletakkan di hadapan wajah, menunjukkan bahwa mereka sengaja memandangnya. Ini menggambarkan keterikatan yang disadari.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 14:3
Matius 15:8
Hati tidak setia
“Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, tetapi hatinya jauh dari pada-Ku.”
1 Samuel 16:7
Tuhan melihat hati
“Tetapi TUHAN berfirman kepada Samuel: "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah membuangnya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati."”
Amsal 23:26
Hati untuk Tuhan
“Hai anakku, berikanlah hatimu kepadaku, biarlah matamu senang dengan jalan-jalanku.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 14:3
✕ Sering dikira
Mengira berhala selalu berupa patung fisik, sehingga yang dimaksud hanya penyembahan berhala kafir.
✓ Yang sebenarnya
Berhala bisa berupa apa saja yang menduduki tempat Tuhan di hati, seperti uang, kuasa, atau bahkan keinginan akan pujian.
✕ Sering dikira
Mengira bahwa memiliki berhala dalam hati membuat seseorang tidak bisa datang kepada Tuhan sama sekali.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan tetap mau menerima pertobatan, tetapi Ia tidak akan memberikan petunjuk-Nya kepada orang yang tidak mau berbalik.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 14:3
Berhala tidak selalu patung; bisa berupa sesuatu yang kita tempatkan di atas Tuhan, seperti karier, uang, atau hubungan. Jika hati kita penuh hal seperti itu, jangan heran kalau doa terasa mentok. Mari bereskan hati kita.
Tuhan, tunjukkan berhala apa yang ada di hatiku dan beri aku kekuatan untuk membuangnya. Amin.