Allah Tidak Menghendaki Kematian

Yehezkiel 18:32

Hidup dalam Pertanggungjawaban Pribadi

PerikopKeadilan yang Murni · Yehezkiel 18:1-32 →
“Sebab, Aku tidak menginginkan kematian orang yang mati,” firman Tuhan ALLAH. “Karena itu, bertobatlah dan hiduplah!””

Yehezkiel 18:32 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yehezkiel 18:32?

Tuhan menegaskan bahwa Dia tidak bersukacita atas kematian orang berdosa, tetapi rindu mereka bertobat dan hidup. Ini menunjukkan kasih Tuhan yang penuh belas kasihan, yang memberi kesempatan bagi setiap orang untuk berbalik dan menerima hidup.

Latar belakang

Puncak Seruan Allah

Ayat ini menjadi klimaks dari seluruh pasal: Allah menyatakan bahwa Dia tidak bersukacita dalam kematian orang berdosa. Sebaliknya, Dia menginginkan pertobatan dan hidup, mengajak semua untuk berbalik dan hidup.

Di mana

Babilon

Di tengah komunitas orang buangan dekat Sungai Kebar

Kapan

~593 SM

Masa pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kejatuhan Yerusalem
Kembali ke Yehuda
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan ALLAH

Allah Israel, penyayang dan panjang sabar

K

Kepada

Keturunan Israel

Orang buangan yang berkecil hati di Babel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חָפֵץ

chafets · tidak menginginkan

tidak bersenang hati atau tidak berkenan.

מָוֶת

mavet · kematian

kematian fisik dan kematian rohani.

שׁוּב

shuv · bertobatlah

berbalik arah, kembali kepada Allah.

Allah tidak menikmati kematian orang fasik; kehendak-Nya adalah agar mereka berbalik dan hidup. Kata 'shuv' menunjukkan tindakan aktif untuk berbalik dari jalan salah menuju Allah.

Tahukah kamu

Perkataan yang menggugah

Kalimat 'bertobatlah dan hiduplah' dalam bahasa Ibrani sangat singkat dan penuh urgensi: 'שובו וחיו' (shuvu vichyu). Ini adalah seruan yang menggetarkan hati.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 18:32

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yehezkiel 18:32

✕  Sering dikira

Berpikir ayat ini berarti semua orang pasti selamat tanpa pertobatan.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini mendesak pertobatan, bukan jaminan universal tanpa syarat.

✕  Sering dikira

Menganggap Allah tidak menghukum dosa sama sekali.

✓  Yang sebenarnya

Allah tidak menghendaki kematian, tetapi tetap adil dan menghukum dosa yang tidak dipertobatkan.

Renungan

Renungan Singkat Yehezkiel 18:32

Ingatlah bahwa Tuhan tidak ingin kita binasa, melainkan ingin kita hidup. Jika kita berdosa, kasih-Nya mendorong kita untuk segera bertobat, tanpa rasa takut, karena Dia menyambut kita dengan tangan terbuka.

Tuhan, terima kasih karena Engkau tidak menghendaki kematianku; tolong aku untuk bertobat dan memilih hidup yang Engkau tawarkan, Amin.