Allah Tidak Ingin Kematian
Yehezkiel 18:23
Setiap Orang Bertanggung Jawab
PerikopKeadilan yang Murni · Yehezkiel 18:1-32 →““Apakah Aku senang pada kematian orang fasik,” firman Tuhan ALLAH, “bukannya supaya dia berbalik dari jalan-jalannya, dan hidup?””Yehezkiel 18:23 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Apakah Aku berkenan kepada kematian orang fasik? demikianlah firman Tuhan ALLAH. Bukankah kepada pertobatannya supaya ia hidup?”Yehezkiel 18:23 · TB
Terjemahan Baru
“Apakah kaupikir Aku TUHAN Yang Mahatinggi senang kalau orang yang jahat mati? Sama sekali tidak! Aku ingin ia meninggalkan dosa-dosanya supaya ia tetap hidup.”Yehezkiel 18:23 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Have I any pleasure at all that the wicked should die? saith the Lord GOD: and not that he should return from his ways, and live?”Yehezkiel 18:23 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 18:23?
Allah menyatakan bahwa Ia tidak bersukacita atas kematian orang fasik, tetapi ingin mereka bertobat dan hidup. Ini menunjukkan hati Allah yang penuh belas kasihan, yang menginginkan keselamatan semua orang, bukan hukuman.
Latar belakang
Kerinduan Allah: Pertobatan
Allah menegaskan bahwa Ia tidak bergembira saat orang fasik mati. Sebaliknya, Ia ingin mereka berbalik dari jalan jahat dan hidup.
Di mana
Tel Aviv, dekat Sungai Kebar
Di pemukiman buangan, sekitar tahun 593–571 SM
Kapan
~590 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Tuhan ALLAH
Allah Israel, yang berbicara melalui Yehezkiel
Kepada
Kaum buangan Israel
Orang Israel yang hidup dalam pembuangan di Babel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חָפֵץ
ḥāpaṣ · senang
Menyukai, menginginkan, bergembira dalam
מָוֶת
māwet · kematian
Kematian fisik atau kematian rohani
שׁוּב
šûb · berbalik
Berputar, kembali, bertobat
Allah menginginkan kehidupan, bukan kematian. Kata 'berbalik' (šûb) adalah inti pertobatan: berputar 180 derajat meninggalkan dosa. Kematian bukan keinginan Allah, tetapi akibat dari dosa yang tidak dipertobatkan.
Tahukah kamu
Tuhan Menangis?
Dalam bahasa Ibrani, kata 'senang' (ḥāpaṣ) juga bisa berarti 'menyukai' atau 'menginginkan'. Di sini, Allah menyatakan ketidaksukaan-Nya terhadap kematian orang fasik — sebuah pernyataan emosi yang sangat manusiawi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 18:23
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 18:23
✕ Sering dikira
Mengira Allah tidak peduli dengan keadilan dan membiarkan semua orang masuk surga.
✓ Yang sebenarnya
Allah menginginkan pertobatan, tetapi tetap menghormati kebebasan manusia; jika orang terus dalam dosa, konsekuensinya tetap ada.
✕ Sering dikira
Mengira 'kematian' hanya berarti kematian fisik, sehingga orang fasik yang mati muda dianggap dihukum.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks ini, kematian mencakup kematian rohani dan kehilangan hidup yang kekal, bukan sekadar fisik.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 18:23
Allah tidak senang menghukum, tetapi rindu setiap orang berbalik kepada-Nya. Kita pun harus memiliki hati yang sama: mendoakan dan mengasihi orang-orang yang belum mengenal Tuhan, bukan menghakimi mereka. Kasih Tuhan mendorong kita untuk menjadi alat pertobatan bagi sesama.
Ya Tuhan, beri saya hati seperti hati-Mu yang penuh belas kasihan. Tolong saya untuk mengasihi orang-orang yang jauh dari-Mu dan menjadi berkat bagi mereka agar mereka bertobat. Amin.