Dosa dan kebenaran pribadi
Yehezkiel 18:20
Setiap orang bertanggung jawab atas dosanya sendiri
“Jiwa yang berdosalah yang akan mati. Anak tidak akan menanggung kesalahan ayahnya, demikian juga ayah tidak akan menanggung kesalahan anaknya. Kebenaran dari orang benar akan ditanggungkan ke atasnya sendiri, dan kejahatan orang jahat akan ditanggungkan ke atasnya sendiri.””Yehezkiel 18:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan Yehezkiel 18.21–25 83 menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya.”Yehezkiel 18:20 · TB
Terjemahan Baru
“Orang yang berbuat dosa, dialah yang akan mati. Anak tidak harus menanggung akibat dari kesalahan ayahnya; sebaliknya, ayah pun tidak harus menanggung akibat dari dosa-dosa anaknya. Orang yang baik akan mendapat ganjaran yang baik karena perbuatannya yang baik. Dan orang yang jahat akan menderita akibat dari kejahatannya.”Yehezkiel 18:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“The soul that sinneth, it shall die. The son shall not bear the iniquity of the father, neither shall the father bear the iniquity of the son: the righteousness of the righteous shall be upon him, and the wickedness of the wicked shall be upon him.”Yehezkiel 18:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 18:20?
Ayat ini menegaskan prinsip pertanggungjawaban pribadi. Orang benar akan hidup karena kebenarannya, dan orang jahat akan mati karena kejahatannya. Anak tidak menanggung dosa ayah, dan ayah tidak menanggung dosa anak. Setiap orang menuai konsekuensi perbuatannya sendiri.
Latar belakang
Prinsip jiwa yang berdosa akan mati
Allah menegaskan kembali bahwa hanya jiwa yang berdosalah yang mati, dan setiap orang bertanggung jawab atas kebenaran atau kejahatannya sendiri. Orang tua tidak menanggung dosa anak, sebaliknya juga.
Di mana
Babel
Di tengah komunitas orang buangan Yahudi
Kapan
~593 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Tuhan ALLAH
Allah Israel, berfirman melalui nabi Yehezkiel
Kepada
Keturunan Israel
Orang-orang buangan di Babel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נֶפֶשׁ
nefesh · jiwa
Seluruh pribadi; kehidupan; diri.
חָטָא
chata · berdosa
Meleset dari sasaran; gagal memenuhi standar Allah.
מוּת
mut · mati
Kematian fisik dan rohani; terpisah dari Allah.
Kata 'nefesh' menunjukkan bahwa dosa melibatkan seluruh pribadi, bukan hanya bagian tertentu. 'Chata' berarti meleset dari tujuan Allah, yang membawa pada 'mut' (kematian), yaitu keterpisahan dari sumber kehidupan.
Tahukah kamu
Jiwa berarti seluruh pribadi
Kata 'jiwa' (nefesh) dalam bahasa Ibrani tidak hanya berarti roh, tetapi juga tubuh, nafas, dan seluruh keberadaan. Jadi 'jiwa yang berdosa' berarti seluruh orang yang berdosa.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 18:20
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 18:20
✕ Sering dikira
Ayat ini mengajarkan bahwa perbuatan baik seseorang dapat menyelamatkan dirinya dari hukuman dosa.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini bicara tentang keadilan Allah dalam penghakiman, bukan tentang keselamatan. Keselamatan tetap oleh kasih karunia melalui iman (Efesus 2:8-9), tetapi Allah menghakimi setiap orang menurut perbuatannya.
✕ Sering dikira
Karena anak tidak menanggung dosa ayah, maka doa dan pertolongan orang tua tidak diperlukan untuk anak-anaknya.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini menekankan akuntabilitas pribadi, tetapi tidak meniadakan pengaruh orang tua atau tanggung jawab untuk mendoakan dan mendidik anak.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 18:20
Hidup ini bukan tentang menyalahkan orang lain atas kegagalan kita. Kita masing-masing akan berdiri di hadapan Allah dan mempertanggungjawabkan pilihan kita sendiri. Mari fokus pada ketaatan pribadi kepada Tuhan, bukan membandingkan diri dengan orang lain.
Bapa, ajar saya untuk bertanggung jawab atas tindakan saya sendiri. Jauhkan saya dari sikap menyalahkan orang lain, dan beri saya keberanian untuk hidup benar di hadapan-Mu. Amin.