Tanya Retoris: Di Mana Kapur?

Yehezkiel 13:12

Melawan Nabi-Nabi Palsu

PerikopHukuman terhadap Nabi Palsu · Yehezkiel 13:1-23 →
“Ketika tembok itu runtuh, tidakkah akan dikatakan kepadamu, ‘Di mana kapur yang dengannya kamu melabur tembok itu?’””

Yehezkiel 13:12 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yehezkiel 13:12?

Ketika tembok yang dilabur kapur itu runtuh, orang akan bertanya, 'Di mana kapur yang kamu labur itu?' Ini menegaskan bahwa kepalsuan tidak akan bertahan dan akan menjadi sia-sia, bahkan diejek.

Latar belakang

Kesia-siaan Usaha Palsu

Saat tembok runtuh, orang akan bertanya dengan mengejek, 'Di mana kapur yang kamu laburkan itu?' Ini menegaskan bahwa semua usaha nabi palsu untuk menutupi kebenaran akan terbukti sia-sia dan menjadi bahan tertawaan.

Di mana

Babilonia (pengasingan)

Di antara para buangan, saat firman disampaikan

Kapan

~593 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kejatuhan Yerusalem
Penghancuran Bait Suci
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan (YHWH)

Allah Israel, mengajukan pertanyaan retoris yang menohok

P

Kepada

Para nabi palsu

Mereka yang melabur tembok dan mengaku berbicara atas nama Tuhan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

תָּפֵל

taphel · kapur

campuran pelapis dinding, sering palsu

נָפַל

naphal · runtuh

jatuh, roboh

אָמַר

amar · dikatakan

berkata, menyatakan

Kata 'kapur' dan 'runtuh' berpasangan: apa yang dilabur tidak akan mencegah keruntuhan. 'Dikatakan' mengungkapkan bahwa kebenaran akan diungkapkan, dan pertanyaan mengejek menjadi pengakuan kegagalan.

Tahukah kamu

Kapur sebagai Pelapis

Kapur dalam konstruksi kuno dipakai untuk menutupi retakan atau memperhalus permukaan, tetapi tidak menambah kekuatan struktural. Ini membuatnya ilustrasi yang tepat untuk kepalsuan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 13:12

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yehezkiel 13:12

✕  Sering dikira

Menganggap pertanyaan ini hanya untuk mengejek nabi palsu.

✓  Yang sebenarnya

Ini juga peringatan bagi semua orang agar tidak membangun hidup di atas kebohongan.

✕  Sering dikira

Mengira kapur adalah simbol dosa tertentu yang harus dihindari secara harfiah.

✓  Yang sebenarnya

Kapur adalah metafora untuk penutupan dosa yang tidak tulus, bukan larangan penggunaan kapur.

Renungan

Renungan Singkat Yehezkiel 13:12

Hal-hal yang dibangun di atas kebohongan akan runtuh dan meninggalkan rasa malu. Berusahalah membangun hidup di atas kebenaran yang kokoh.

Ya Allah, bangunlah hidupku di atas batu karang kebenaran-Mu, agar tidak goyah dan memalukan. Amin.